Selamat Datang di www.cetak-tiketku.blogspot.com, Peluang Usaha Untuk Mengelola Bisnis Penjualan Tiket Di Rumah Anda dengan Mudah ....!


Selamat Datang

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

Tahukah anda bahwa Internet juga bisa digunakan untuk menjalankan bisnis jutaan rupiah dengan modal terjangkau? Ya, kini anda dapat memanfaatkan Internet agar dapat menghasilkan jutaan rupiah per bulannya.

BERIKUT INI BUKTI KESERIUSAN KAMI
MENGAJAK ANDA MEMULAI USAHA BISNIS TIKET PESAWAT SECARA ONLINE

Menjadi Biro Tiket Pesawat tidaklah sesulit yang anda bayangkan bisa dilakukan kapan saja dimana saja oleh anda yang berprofesi sebagai karyawan, Pengusaha, ibu rumahtangga, mahasiswa, atau siapa saja! DIJAMIN, Anda tidak ingin melewatkan Peluang berharga ini...

Resiko ? Setiap Bisnis mempunyai resiko, Hal terpenting adalah bagaimana strategi anda mengolah resiko menjadi profit, salah satu cara mencari peluang bisnis dengan nilai investasi yang kecil.

Berapa modal yang anda keluarkan? Untuk menjadi agen penjualan tiket pesawat online sangatlah murah yaitu hanya sebesar Rp. 150000,- saja. Itu tidak seberapa mahal jika dibanding anda menjadi agen penjualan tiket secara offline.

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.
2. Data yang transparan langsung dari airline.
3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.
4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.
5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.
6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama www.birotiket.com, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA


Bergabung? silahkan klik disini

Selasa, 06 Juni 2017

BI Siapkan Rp 200 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran



Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyiapkan pecahan uang kecil untuk kebutuhan Lebaran tahun ini mencapai Rp 200 triliun. Persediaan tersebut lebih tinggi dari perkiraan kebutuhan uang kartal saat Lebaran yang mencapai Rp 167 triliun.

"Stok kita posisi kita sekarang hampir Rp 200 triliun, itu semua pecahan. Kalau prediksi kami kebutuhan Rp 167 triliun jadi lebih dari cukup," jelas Deputi Gubernur BI, Sugeng di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2017).

Persediaan uang pecahan kecil oleh BI meliputi rupiah emisi lama dan emisi baru tahun 2016. Dari persediaan BI sebesar Rp 200 triliun, Rp 70 triliun di antaranya merupakan rupiah emisi 2016 yang dirilis akhir tahun lalu.

"Jadi dalam kesempatan ini akan mencukupinya baik dari emisi lama maupun baru. Belum bisa semuanya emisi baru, emisi baru sekitar Rp 70 triliun, sisanya dipasok emisi lama," tutur Sugeng.

Sugeng menambahkan, penukaran uang pecahan kecil bisa dilakukan di kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia. Penukaran uang pecahan kecil selain di Monas juga bisa dilakukan di bank dan 45 kantor perwakilan BI yang tersebar di seluruh Indonesia.


"Supaya penyebaran uang baik dalam jumlah cukup, kemudian dalam pecahan yang diharapkan masyarakat, kami melalui kegiatan kas titipan yang sudah kita lakukan kerja sama dengan perbankan ada 77 ditambah 45 kantor perwakilan BI. Jadi sudah ada 122 titik distribusi seluruh Indonesia," ujar Sugeng.

Jumat, 02 Juni 2017

Begini Cara Bayar Utang Puasa yang Bertahun-tahun Lalu.

Bagaimana Cara Bayar Utang Puasa yang Bertahun-tahun Lalu?Foto: Ustaz Adi Hidayat Lc,MA (detikcom)

Jakarta
 - Sebagian orang mungkin lupa memiliki utang puasa pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya. Lalu bagaimana hukum bagi orang yang memiliki utang puasa menahun?

Menjawab pertanyaan itu Ustaz Adi Hidayat Lc, MA menjelaskan bahwa para ulama sepakat setiap puasa yang pernah tertinggal, hukumnya wajib di qadha. Puasa qadha dilaksanakan di bulan selain Ramadan.

Ustaz Adi menjelaskan Alquran Surat Al Baqarah ayat 184-185:

"(Yaitu) dalam beberapa hari yang ditententukan. Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu dia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu), memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui," QS Al Baqarah 184.

"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah dia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu dia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesu-karan bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjukNya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur," QS Al Baqarah 185.

Dari dua ayat tersebut, Ustaz Adi menerangkan ulama terbagi dua pendapat. Mayoritas ulama berpendapat selain meng qadha puasa, orang yang berhutang puasa juga harus membayar fidyah dengan cara memberi makan seorang miskin.

"Ini pendapat dari kalangan mahzab Maliki, Syafi'i, juga Hambali. Orang yang meninggalkan puasa ini ditambah fidyah. Mayoritas ulama berpendapat menggabungkan keduanya (qadha puasa dan bayar fidyah)," jelas Ustaz Adi.

Ustaz Adi melanjutkan, sementara itu pendapat berbeda disampaikan oleh Imam Abu Hanifah. Imam Abu Hanifah berpendapat tidak bisa menggabungkan dua hal, qadha dan fidyah, melainkan hanya pilihan. 

"Menurut Abu Hanifah kalau Anda ingin meng qadha, maka Anda meng qadha, tidak harus menambahkan dengan fidyah. Sekalipun qadha yang diutamakan, bukan fidyah-nya," paparUstaz Adi. 

Meski ada perbedaan, Ustaz Adi menyerahkan sepenuhnya keyakinan pada individu masing-masing.

"Silakan Anda mengambil kemudahan, dan yang paling yakin dalam diri Anda," imbaunya.

Sumber : www.detik.com

Rabu, 31 Mei 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


Kiat #Staycation

Posted: 31 May 2017 09:34 AM PDT

Apakah itu staycation? Sebagian orang Indonesia menganggap artinya "menginap di hotel". Padahal istilah staycation dalam bahasa Inggris itu sebenarnya berarti "liburan dengan tinggal di rumah sendiri dan hanya bepergian/beraktivitas di sekitarnya aja". Namun sejak adanya medsos, istilah ini justru berarti menginap di hotel (di kotanya sendiri). Saya menuduh ini karena para buzzer yang hotelnya disponsorin itu harus membuat sesuatu sehingga terlihat keren tanpa mau ketauan disponsorin maka dibuatlah hashtag #staycation. Hehe! Nggak percaya? Meski caption berupa quote yang 'dalem', tapi kalau si buzzer mention dan tag akun medsos hotelnya beserta hashtag tertentu, kemungkinan besar disponsorin lah.

Staycation semakin lama semakin marak. Maksud saya dalam artian masa kini: menginap di hotel. Kalau istilah itu sudah ada zaman dulu berarti waktu masih kecil saya sering staycation saat orang tua saya ada meeting atau conference di hotel. Udah gede saya staycation karena mengajak keponakan-keponakan nginep di hotel supaya mereka bisa berenang dan makan enak. Kadang saya staycation bareng geng sahabat untuk party semalaman. Belakangan ada alasan lain untuk staycation, yaitu mengisi feed medsos.

Beberapa hari yang lalu saya staycation di sebuah hotel berbintang lima di Mega Kuningan. Jika Anda tertarik untuk staycation juga – apapun alasannya, berikut kiat-kiatnya:

  1. Tentukan bintang dan lokasi
    Kalau staycation sih saya pilih hotel bintang lima sekalian. Ngapain pindah menginap di hotel di kota sendiri kalau hotelnya ecek-ecek yang tidak lebih nyaman daripada kamar sendiri di rumah? Soal lokasi, pilih lah yang menjauh dari rumah sendiri atau yang punya pemandangan berbeda dari yang biasa kita lihat di rumah. Saya sih pilih persis di tengah kota yang dikelilingi gedung-gedung bertingkat karena saya suka city lights. Lokasi juga dipilih berdasarkan kedekatan jarak dengan berjalan kaki ke restoran atau mal, jadi bisa makan atau belanja di luar tanpa keluar ongkos lagi.
  2. Ajak teman/keluarga
    Staycation enaknya memang nggak sendirian. Jadi bawalah teman atau saudara, lumayan ada yang diajak ngobrol, bisa berenang bareng, ada yang motretin, bahkan kalau beruntung bisa patungan bayar hotel. Kemarin ini saya mengajak sepupu merangkap PA saya, si Zara, sekalian traktir dia yang udah capek ngurusin kerjaan saya. Bener aja, di kamar kami malah ngomongin kerjaan sambil bikin file excel di laptop. 
  1. Booking yang efektif
    Nah, ini yang tricky! Saat ini ada banyak situs booking hotel. Setelah saya tahu bahwa saya akan menginap di hotel bintang lima dan tahu batas bujetnya, saya pun browsing ke sekian banyak situs. Perlu diketahui, harga weekday dan weekend itu sering berbeda. Hotel bisnis di tengah kota biasanya lebih murah di weekend. Kalau tanggal menginap bebas, cobalah beberapa tanggal.
    Setelah memutuskan di satu hotel, bandingkanlah harga ke beberapa situs terpercaya, termasuk situs resmi hotel yang dimaksud. Kadang ada situs yang menampilkan harga termurah, namun ternyata kamarnya tidak termasuk sarapan. Padahal saya paling doyan sarapan all you can eat di hotel – apalagi di hotel bintang lima. Oleh karena itu, klik terus sampai laman pembayaran karena ternyata ada tambahan pajak dan lain-lain sehingga harga awal yang terpampang dan harga akhir berbeda jauh.
    Kesimpulannya, cara termudah dengan harga termurah ada di Traveloka. Situs itu paling "jujur" karena di depan sudah ditampilkan harga all-in dan apakah termasuk sarapan atau tidak. Untungnya lagi, pas ada promo hotel domestik sehingga saya dapat potongan Rp 150.000,-. Lumayan banget kan?
  1. Maksimalkan fasilitas
    Supaya nggak rugi, datang lah tepat saat check-in diperbolehkan. Rata-rata hotel memperbolehkan check-in antara pukul 13.00 – 15.00. Sebelum jadi berantakan, foto-foto dulu kamarnya deh. Kalau nggak mau langsung leyeh-leyeh, manfaatkan fasilitas yang tersedia, seperti kolam renang, gym, atau spa (dengan biaya tambahan). Kalau ambil kamar yang kelas atas, biasanya ada fasilitas "Club Lounge" yang memperbolehkan tamu untuk makan camilan dan minum sepuasnya di ruangan khusus. Selain tempat tidur hotel yang nyaman, saya juga suka berlama-lama mandi, apalagi kalau ada bathtub yang langsung menghadap jendela sambil memandang kota. Sisanya, nikmati saja kamar yang mewah!

Catatan nggak penting: Tengah malam di hotel saya menyikat gigi di kamar mandi. Pas buka kran di wastafel… lho kok nggak ada air? Buka kran di bathtub eh nggak ada air juga! Gila, udah mahal-mahal bayar hotel bintang lima kok airnya bisa mati? Zara nyamber, "Lha ini dikasih kertas pengumuman minta maaf air mati hari ini jam 23.00 – 06.00." Hah? Kenapa sekarang? Kenapa pas saya lagi nginep?! Lalu pecah lah tawa kami. Dasar Trinity! Ceritanya sial mulu! Hahaha!

Selasa, 30 Mei 2017

Hukum Berpuasa dalam Keadaan Junub di Waktu Subuh



Junub secara etimologi adalah bermakna jauh. Adapun pengertian dalam istilah syar'i ialah "terjauhkannya seseorang dari ibadah-ibadah tertentu karena sebab keadaannya yang junub." 

Sedangkan menurut  Imam Nawawi rahimahullah, junub itu berarti keluarnya mani (sperma). Juga junub adalah istilah bagi yang melakukan hubungan intim, meski tidak sampai keluar mani (ejakulasi). 

Disebut junub karena ia menjauh dari shalat, menjauh dari masjid, menjauh dari membaca Al-Qur'an. Lalu bagaimana hukumnya orang berpuasa tapi masih junub dipagi hari? Orang yang dalam keadaan junub, baik karena hubungan suami istri atau karena mimpi, sehingga kesiangan bangun tidur hingga telah masuk waktu shalat subuh, tetap wajib melaksanakan puasa Ramadhan. Meskipun dia masih dalam keadaan junub. Keadaannya itu tidak menghalanginya dari berpuasa. Sebab ibadah puasa itu pada hakikatnya tidak mensyaratkan kesucian seseorang dari hadats besar dan hadats kecil kecuali khusus untuk perempuan yang belum berhenti haidh dan nifasnya dimalam harinya.

Ibadah puasa berbeda dengan ibadah shalat, tawaf dan lainnya yang mensyaratkan pelakunya harus suci dari hadats besar dan kecil. Khatib Syarbaini mengatakan : 

"Dan jika suci perempuan yang berhaidh atau yang bernifas pada malam hari dan berniat puasa, seterusnya berpuasa atau berpuasa orang yang berjunub dengan tidak mandi terlebih dahulu, maka sah puasanya." (Khatib Syarbaini, Mughni al- Muhtaj, Darul Fikri, Beirut, Juz. I, Hal. 436) 

Firman Allah Swt :

 فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ 

"Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam." (QS. Al Baqarah: 187).

Imam Nawawi rahimahullah berkata, "Yang dimaksud dengan mubasyaroh (basyiruhunna) dalam ayat di atas adalah jima' atau hubungan intim.

Dalam lanjutan ayat disebutkan "ikutilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah untuk kalian". Jika jima' itu dibolehkan hingga terbit fajar (waktu Subuh), maka tentu diduga ketika masuk Subuh masih dalam keadaan junub. Puasa ketika itu pun sah karena Allah perintahkan"sempurnakanlah puasa itu sampai datang malam." 

Hadits Rasulullah Saw : 
Aisyah r.a. berkata : "Aku bersaksi bahwa Rasulullah Saw jika beliau bangun subuh dalam keadaan berjunub karena bersetubuh, bukan karena mimpi, maka kemudian beliau meneruskan puasanya." 
(HR. Bukhari) 

Hadits Rasulullah Saw :

 "Rasulullah Saw pernah mendapati fajar pada bulan Ramadhan, sedangkan beliau dalam keadaan berjunub bukan karena mimpi, lalu beliau mandi dan kemudian melaksanakan puasa." (HR. Muslim)

Namun, meskipun diperbolehkan mandi junub saat puasa, ulama' menganjurkan (sunat) untuk melakukan mandi junub sebelum terbitnya fajar dengan tujuan : 

1. Supaya kita mengerjakan ibadah puasa dalam keadaan suci dari hadats besar. 

2. Apabila mandi junub dilaksanakan sesudah subuh, dikhawatirkan kemasukan air saat mandi,meskipun puasanya tidak batal selama masuknya air bukan karena ia mandi dengan cara masuk kedalam air ( inghimas ),jika masuknya air karena ia mandi dengan cara masuk ke air maka puasanya batal. 

Demikianlah sahabat bacaan madani ulasan tentang hukum orang yang berpuasa masih dalam keadaan junub. Mudah-mudahan diberikan kemudahan untuk kita melaksanakan mandi junub sebelum waktu subuh masuk, terutama di bulan Ramadhan ini. Aamiin.

Sumber : http://www.bacaanmadani.com

Minggu, 21 Mei 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


Ke mana di Taiwan?

Posted: 21 May 2017 11:03 AM PDT

Kalau ke Taiwan, ke mana aja ya? Kemungkinan besar akan mendarat di ibu kotanya Taipei dan tinggal di situ. Destinasi wajibnya ke menara Taipei 101, Chiang Kai Shek Memorial Hall, dan National Palace Museum. Malamnya wajib ke pasar malam untuk makan dan belanja, terutama ke Shilin Night Market yang terbesar itu. Kalau masih ada waktu dan mau ke luar kota dikit, umumnya ke Yehliu Geopark atau Taroko Gorge.

Soal makanan, Taiwan juara. Tempat makan ada di mana-mana dan menurut saya rasanya nggak pernah salah. Cara pilih yang mana prinsipnya adalah cari yang paling rame diantre orang! Restoran yang patut dicoba dan harus sabar antre adalah Din Tai Fung. Ya, restoran yang sudah mendunia ini berasal dari Taiwan, tepatnya di Xinyi Road, Taipei. Kalau ingin coba restoran haute cuisine pemenang Asia's 50 Best Restaurants 2017, di Taipe ada dua dan di Taichung ada satu.

Kebanyakan turis mentok di Taipei, tapi coba deh jalan ke luar kota arah selatan naik kereta cepat bernama Taiwan High Speed Rail (THSR). Teknologi yang digunakan sama seperti kereta cepat Shinkansen di Jepang yang kecepatannya mencapai 300 km/jam. Waktu itu saya coba dari Taipei ke Taichung hanya dalam waktu 50 menit saja.

Berikut beberapa tempat yang tidak biasa tapi sangat menarik di luar Taipei;

Whisky Distilery – Taiwan ternyata memproduksi salah satu wiski (whisky) terbaik di dunia yang telah memenangkan berbagai penghargaan, bahkan pernah mengalahkan Scotch Whisky yang merupakan asal wiski. Merknya adalah Kavalan. Pernah denger kan? Wiski adalah minuman beralkohol yang berasal dari fermentasi serealia. Pabrik wiski Kavalan ini berada di Yilan karena di sana memiliki sumber mata air yang baik yang merupakan kunci utama pembuatan wiski. Air murni ini lah yang langsung dibuat untuk fermentasi, distilasi, dan seterusnya, dan seterusnya sampai jadi 9 juta botol wiski per tahun.

Mary Leu Fine Art Carving Gallery – Tidak pernah denger nama ini sebelumnya tapi baru kali ini saya ke galeri seni sampai nganga melihat hasil kerja Mary Leu ini! Mary adalah pemahat patung. Mediumnya adalah kayu, tembaga, emas, dan kaca. Yang bikin takjub adalah dia memahat suatu barang yang biasa saja namun pahatannya sangat detil dan rumit. Sayangnya tidak boleh memotret sama sekali di galeri tersebut, tapi saya nemu situs yang memuat sebagian karyanya di sini.

Chun Shui Tang Cultural Tea House – Tahukah Anda bahwa bubble tea itu diciptakan pertama kali di Taiwan? Meski merk Taiwan yang terkenal di Indonesia adalah Chatime, namun di rumah teh Chun Shui Tang di Taichung ini lah pertama kali bubble tea diciptakan pada 1983. Alasannya karena tiga puluh tahun yang lalu budaya minum teh itu hanya dinikmati oleh orang tua, makanya diciptakan lah minuman teh dingin ini agar anak muda mau minum teh. Keberhasilan ini jadi mendunia, bubble tea dikenal di mana-mana. Selain jualan teh, mereka jual aneka kue kering, ada restorannya, juga bisa ikut workshop bikin bubble tea seperti yang saya ikuti. Bikinnya gampang ternyata!

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

National Taichung Theater – Baru dibuka 2015, National Taichung Theater adalah opera house kebanggaan Taiwan – dan tempat paling favorit saya. Meski tidak sempat menonton operanya namun saya sangat terkesan karena arsitekturnya yang keren dan intelligent oleh Toyo Ito dari Jepang. Konsepnya adalah struktur free-form yang terbuat dari 58 dinding melengkung, jadi tidak ada satu pilar atau AC kelihatan di bangunan luas ini. Pokoknya semua sudutnya instagrammable banget deh!

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Chang Lien Cheng Saxophone Museum – Taiwan ternyata memproduksi saksofon. Awalnya adalah seorang pelukis bernama Chang Lien Cheng yang suka bermusik. Suatu hari saksofon temannya terbakar di rumahnya. Chang memperbaikinya dengan membongkarnya dan menggambar satu per satu ratusan part-nya, sampai jadilah saksofon pertama yang dibuat di Taiwan pada 1945, dan akhirnya dibuat pabrik. Saat ini anaknya Chang Wen Tsan yang memimpin perusahaan tersebut, dibantu oleh istri dan keempat anak perempuannya yang semuanya pemain saksofon terkenal. Selain museum saksofon, kita bisa melihat langsung pembuatan saksofon bermerk "LC Saxophone" ini. Kenny G. adalah salah satu saksofonis terkenal dunia yang menggunakannya. Pak Chang sendiri masih mengerjakan saksofon dengan tangannya. Saya baru tahu bahwa sebuah saksofon yang kualitas bagus itu harganya mencapai ribuan dolar.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Rabu, 10 Mei 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


5 Alasan Taiwan itu Menyenangkan

Posted: 10 May 2017 08:08 AM PDT

Saya merupakan salah satu orang yang termasuk telat ke Taiwan. Terus terang dari dulu nggak tertarik ke sana. Alasannya karena saya kurang menyukai traveling di Tiongkok daratan. Kalau pernah membaca buku The Naked Traveler 3 dan 4, Anda tahu alasannya kenapa. Intinya karena saya nggak tahan dengan juteknya orang sana, toiletnya yang jorok, dan kendala bahasa.

Tapi ternyata Taiwan itu jauh berbeda dibanding 'kakak'-nya Tiongkok. Seminggu di Taiwan saya suka banget karena jauh melebihi ekspektasi saya. Malah saya ingin balik lagi suatu saat. Mengapa demikian? Ada 5 alasan utama sebagai berikut;

  1. Orangnya ramah dan keren

Orang Taiwan lebih mirip orang di Asia Tenggara daripada orang Tiongkok daratan. Mereka ramah dan banyak senyum. Kalau di Tiongkok atau Hongkong saya suka takut masuk toko karena sering dimarahin (bahkan dibentak) sama penjualnya kalau nggak jadi beli, sementara di Taiwan mah santai aja. Malah mereka oke aja difoto sambil disuruh berpose.
Warna kulit orang Taiwan nggak kuning kinclong, namun kuning agak gelap dikit kayak orang Tionghoa di Indonesia. Dandanannya juga keren, nggak norak, nggak pake merk-merk plesetan.

The guards

  1. Toilet bersih

Ini hal yang paling berbeda dengan Tiongkok daratan. Saya nggak pernah ketemu toilet yang bau dan kotor di Taiwan! Di terminal bus, di dalam kereta, di restoran, di tempat wisata, semua bersih. Meski tidak tampak petugas kebersihan, tapi kesadaran akan kebersihan tinggi seperti WC yang selalu di-flush dan pembalut yang dibungkus.
Yang menyenangkan lagi, banyak WC di Taiwan bermodel kayak di Jepang yang di panel sisinya ada tombol air untuk cebok, bahkan untuk mengeringkan pantat. Hehe! Kadang masih nemu WC jongkok, tapi itu pun tersedia bidet dan tisu gulung.

  1. Bisa Bahasa Inggris

Orang Taiwan berbahasa Mandarin dengan intonasi yang lebih lambat dan tidak high pitch macam orang Tionghoa daratan. Kalau pun nggak ngerti mereka ngomong apa, paling tidak nggak "sakit hati" karena nadanya terdengar sopan.
Meski tidak semua bisa lancar berbahasa Inggris tapi paling nggak mereka mau membantu, minimal bisa menunjukkan arah. Kalau pengin nanya, cari aja anak muda, rata-rata mereka bisa berbahasa Inggris kok. Malah saya sering jadi ngobrol dengan mereka, yang ternyata berbahasa Inggris sangat baik karena lulusan Amerika atau Eropa.
Selain itu, tulisan pada rambu, nama jalan/stasiun, pengumuman, dan menu makanan rata-rata ada bahasa Inggrisnya, selain tulisan Mandarin.

  1. Transportasi yang gampang dan nyaman

Di Taipei terdapat MRT yang ekstensif. Beli tiketnya di mesin yang tersedia di stasiun dan ada bahasa Inggrisnya, murah pula. Kalau mau ke luar kota Taipei, bisa naik bus atau kereta yang sama mudahnya. Cobain deh naik Taiwan High Speed Railway, kereta supercepat dengan kecepatan sampai 300 km/jam. Di stasiun utama ada kantor informasi untuk turis, mereka dengan senang hati menerangkan dalam bahasa Inggris. Di dalam MRT/bus/kereta ada pengumuman destinasi dalam bahasa Inggris, baik berupa suara maupun running text. Semua transportasi publik umumnya pun sangat nyaman dan bersih. Penumpang pada saat rush hour nggak begitu berjubel karena frekuensi yang banyak.
Enaknya lagi, kalau mau naik taksi pun harganya nggak mencekik. Supirnya jujur, taksinya pake argo. Kalau ada kembalian uang, sampe recehan pun akan dikembalikan. Saya pernah sengaja ninggalin recehan untuk tip, eh malah dikejar untuk dikembalikan!

Taiwan High Speed Rail

  1. Terjangkau

Taiwan itu nggak jauh-jauh banget dari Indonesia. Jakarta-Taipei dengan menggunakan direct flight maskapai Eva Air hanya memakan waktu 4-5 jam saja. Budget airlines pun ada beberapa meski harus transit satu kali dulu. Untuk harga, silakan cek sendiri ya? Siapa tahu ada promo.
Penginapan banyak tersedia, mulai dari hotel sampai hostel. Saya menginap di Grand Hotel yang bersejarah dan megah itu sekitar US$ 122/malam, cukup murah untuk ukuran hotel bintang lima – apalagi kalau bisa patungan berdua. Pernah juga saya menginap di hostel sekamar sendiri harganya cuma US$ 10/malam.
Makanan di Taiwan itu enak-enak dan somehow lebih murah daripada di Jakarta. Kalau malam, kunjungi night market yang banyak menjual street food dengan harga sekitar NT$30-75 per porsi.

Grand Hotel lobby

Dengan 5 alasan di atas, rasanya nggak perlu ragu lagi traveling ke Taiwan. Eh, pasti ada yang tanya bagaimana dengan visa Taiwan? Bagi pemegang paspor Indonesia, bisa bebas visa Taiwan bila memiliki visa atau izin tinggal dari negara Amerika, Jepang, Korea, Australia, New Zealand, Uni Eropa yang masih berlaku, jadi tinggal isi formulir di sini aja. Bagi yang tidak punya visa negara maju tersebut, silakan apply visa di TETO (Taipei Economic Trade Office) di Jakarta, syaratnya ada di sini. Gampang kan?

Berangkaaat!

Kamis, 27 April 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


[Adv] Traveler bijak punya travel insurance

Posted: 27 Apr 2017 07:00 AM PDT

Penting nggak sih punya travel insurance (asuransi perjalanan)? Saya sudah pernah membahasnya di sini. Tapi mungkin Anda belum terbayang kesialan atau musibah apa yang mungkin terjadi ketika Anda sedang traveling di luar negeri. Sementara kita tahu bahwa sebagian besar negara di dunia itu biaya hidupnya lebih tinggi daripada kita, sehingga membutuhkan uang ekstra. Ini saya berikan ilustrasi beberapa kejadian sebagai berikut;

Pada trip terakhir saya di Taiwan, seorang teman kehilangan bagasinya dan dijanjikan akan dikembalikan dalam tiga hari ke depan. Padahal dia sedang business trip yang perlu pakai baju rapih untuk bertemu dengan pejabat tinggi setempat. Duh, males banget kan kalo kejadian kayak gitu? Kalau itu terjadi sama saya, pasti saya langsung belanja ke mal terdekat untuk beli baju dan sepatu baru. Nggak khawatir karena uang belanjanya akan ditanggung oleh travel insurance saya.

Sepupu saya juga baru trip ke Australia. Eh sampai di bandara Melbourne, entah kenapa kopernya rusak. Suaminya pas lagi berusaha menutup koper yang sedikit menganga itu, laptop-nya jatuh ke lantai dan pecah. Duh, sial banget kan? Untungnya mereka sudah saya rekomendasikan pake travel insurance langganan saya, jadi mereka santai aja beli koper dan laptop baru di Australia karena uangnya akan diganti.

Tante saya pun pernah mengalami kesialan saat traveling di Inggris. Paspornya hilang dicuri! Tentu beliau harus ke sana ke mari mengurus ini itu dan ke KBRI untuk mendapatkan paspor sementara. Biaya pengurusannya, termasuk transportasi lokal, ditanggung juga oleh travel insurance.

Saya sendiri pernah merasakan manfaatnya pada saat penerbangan saya ke Kenya tiba-tiba dibatalkan dan dimajukan sehari. Hotel dan biaya visa diganti, uangnya ditransfer ke rekening bank saya. Selain itu, travel insurance juga mengganti biaya ketidaknyamanan lainnya seperti delay.

Kondisi lain misalnya saat teman saya yang lagi traveling ke Swedia tiba-tiba jatuh sakit karena terpleset dari tangga. Dengan travel insurance, biaya pengobatan di rumah sakit Stockholm ditanggung. Bahkan bisa menerbangkan seorang anggota keluarga atau teman untuk menemani selama di rumah sakit. Hebatnya, sampai tiga bulan setelah tiba di Indonesia, pengobatan lanjutannya juga ditanggung! Perlu diketahui, travel insurance juga bisa menanggung biaya evakuasi medis darurat dan repatriasi dalam keadaan darurat di seluruh dunia lho!

Kondisi ekstrim lainnya adalah meninggal dunia di luar negeri. Travel insurance akan menanggung biaya pemulangan jenazah. Jika Anda sedang traveling di luar negeri lalu rumah di Indonesia kebakaran pun akan ditanggung oleh travel insurance.

Nah, travel insurance apa yang saya punyai yang bisa menanggung semua ilustrasi di atas? Saya pakai asuransi perjalanan AXA Mandiri. Alasannya karena gampang; bisa beli online di sini dan tinggal di-print langsung berlaku. Harganya terjangkau – setahun penuh ke seluruh dunia hanya USD 114,75 (sekarang lagi diskon 15%). Paket coverage-nya pun lengkap, mencakup seluruh dunia dengan uang santunan/penggantian yang besar.

Tips agar lebih hemat: Jika Anda ke luar negeri minimal tiga kali dalam setahun seperti saya, lebih baik ambil asuransi jenis Annual Trip. Asuransi ini bisa disertakan sebagai syarat pembuatan visa, malah kemungkinan mendapat visa multiple lebih besar karena periode waktu yang panjang. Jika Anda pergi bersama anggota keluarga pada saat yang bersamaan, pilih Family yang mencakup 2 orang dewasa plus maksimal 3 orang anak. Biaya premi Family tentu lebih murah daripada Individual dikali jumlah orang.

Intinya, traveler yang bijak, punya travel insurance! Jangan sampai deh Anda terlantar di luar negeri dan merepotkan keluarga di rumah. Saya sendiri dan orang-orang yang saya kenal telah merasakan manfaatnya.