Selamat Datang di www.cetak-tiketku.blogspot.com, Peluang Usaha Untuk Mengelola Bisnis Penjualan Tiket Di Rumah Anda dengan Mudah ....!


Selamat Datang

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

Tahukah anda bahwa Internet juga bisa digunakan untuk menjalankan bisnis jutaan rupiah dengan modal terjangkau? Ya, kini anda dapat memanfaatkan Internet agar dapat menghasilkan jutaan rupiah per bulannya.

BERIKUT INI BUKTI KESERIUSAN KAMI
MENGAJAK ANDA MEMULAI USAHA BISNIS TIKET PESAWAT SECARA ONLINE

Menjadi Biro Tiket Pesawat tidaklah sesulit yang anda bayangkan bisa dilakukan kapan saja dimana saja oleh anda yang berprofesi sebagai karyawan, Pengusaha, ibu rumahtangga, mahasiswa, atau siapa saja! DIJAMIN, Anda tidak ingin melewatkan Peluang berharga ini...

Resiko ? Setiap Bisnis mempunyai resiko, Hal terpenting adalah bagaimana strategi anda mengolah resiko menjadi profit, salah satu cara mencari peluang bisnis dengan nilai investasi yang kecil.

Berapa modal yang anda keluarkan? Untuk menjadi agen penjualan tiket pesawat online sangatlah murah yaitu hanya sebesar Rp. 150000,- saja. Itu tidak seberapa mahal jika dibanding anda menjadi agen penjualan tiket secara offline.

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.
2. Data yang transparan langsung dari airline.
3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.
4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.
5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.
6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama www.birotiket.com, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA


Bergabung? silahkan klik disini

Minggu, 21 Mei 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


Ke mana di Taiwan?

Posted: 21 May 2017 11:03 AM PDT

Kalau ke Taiwan, ke mana aja ya? Kemungkinan besar akan mendarat di ibu kotanya Taipei dan tinggal di situ. Destinasi wajibnya ke menara Taipei 101, Chiang Kai Shek Memorial Hall, dan National Palace Museum. Malamnya wajib ke pasar malam untuk makan dan belanja, terutama ke Shilin Night Market yang terbesar itu. Kalau masih ada waktu dan mau ke luar kota dikit, umumnya ke Yehliu Geopark atau Taroko Gorge.

Soal makanan, Taiwan juara. Tempat makan ada di mana-mana dan menurut saya rasanya nggak pernah salah. Cara pilih yang mana prinsipnya adalah cari yang paling rame diantre orang! Restoran yang patut dicoba dan harus sabar antre adalah Din Tai Fung. Ya, restoran yang sudah mendunia ini berasal dari Taiwan, tepatnya di Xinyi Road, Taipei. Kalau ingin coba restoran haute cuisine pemenang Asia's 50 Best Restaurants 2017, di Taipe ada dua dan di Taichung ada satu.

Kebanyakan turis mentok di Taipei, tapi coba deh jalan ke luar kota arah selatan naik kereta cepat bernama Taiwan High Speed Rail (THSR). Teknologi yang digunakan sama seperti kereta cepat Shinkansen di Jepang yang kecepatannya mencapai 300 km/jam. Waktu itu saya coba dari Taipei ke Taichung hanya dalam waktu 50 menit saja.

Berikut beberapa tempat yang tidak biasa tapi sangat menarik di luar Taipei;

Whisky Distilery – Taiwan ternyata memproduksi salah satu wiski (whisky) terbaik di dunia yang telah memenangkan berbagai penghargaan, bahkan pernah mengalahkan Scotch Whisky yang merupakan asal wiski. Merknya adalah Kavalan. Pernah denger kan? Wiski adalah minuman beralkohol yang berasal dari fermentasi serealia. Pabrik wiski Kavalan ini berada di Yilan karena di sana memiliki sumber mata air yang baik yang merupakan kunci utama pembuatan wiski. Air murni ini lah yang langsung dibuat untuk fermentasi, distilasi, dan seterusnya, dan seterusnya sampai jadi 9 juta botol wiski per tahun.

Mary Leu Fine Art Carving Gallery – Tidak pernah denger nama ini sebelumnya tapi baru kali ini saya ke galeri seni sampai nganga melihat hasil kerja Mary Leu ini! Mary adalah pemahat patung. Mediumnya adalah kayu, tembaga, emas, dan kaca. Yang bikin takjub adalah dia memahat suatu barang yang biasa saja namun pahatannya sangat detil dan rumit. Sayangnya tidak boleh memotret sama sekali di galeri tersebut, tapi saya nemu situs yang memuat sebagian karyanya di sini.

Chun Shui Tang Cultural Tea House – Tahukah Anda bahwa bubble tea itu diciptakan pertama kali di Taiwan? Meski merk Taiwan yang terkenal di Indonesia adalah Chatime, namun di rumah teh Chun Shui Tang di Taichung ini lah pertama kali bubble tea diciptakan pada 1983. Alasannya karena tiga puluh tahun yang lalu budaya minum teh itu hanya dinikmati oleh orang tua, makanya diciptakan lah minuman teh dingin ini agar anak muda mau minum teh. Keberhasilan ini jadi mendunia, bubble tea dikenal di mana-mana. Selain jualan teh, mereka jual aneka kue kering, ada restorannya, juga bisa ikut workshop bikin bubble tea seperti yang saya ikuti. Bikinnya gampang ternyata!

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

National Taichung Theater – Baru dibuka 2015, National Taichung Theater adalah opera house kebanggaan Taiwan – dan tempat paling favorit saya. Meski tidak sempat menonton operanya namun saya sangat terkesan karena arsitekturnya yang keren dan intelligent oleh Toyo Ito dari Jepang. Konsepnya adalah struktur free-form yang terbuat dari 58 dinding melengkung, jadi tidak ada satu pilar atau AC kelihatan di bangunan luas ini. Pokoknya semua sudutnya instagrammable banget deh!

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Chang Lien Cheng Saxophone Museum – Taiwan ternyata memproduksi saksofon. Awalnya adalah seorang pelukis bernama Chang Lien Cheng yang suka bermusik. Suatu hari saksofon temannya terbakar di rumahnya. Chang memperbaikinya dengan membongkarnya dan menggambar satu per satu ratusan part-nya, sampai jadilah saksofon pertama yang dibuat di Taiwan pada 1945, dan akhirnya dibuat pabrik. Saat ini anaknya Chang Wen Tsan yang memimpin perusahaan tersebut, dibantu oleh istri dan keempat anak perempuannya yang semuanya pemain saksofon terkenal. Selain museum saksofon, kita bisa melihat langsung pembuatan saksofon bermerk "LC Saxophone" ini. Kenny G. adalah salah satu saksofonis terkenal dunia yang menggunakannya. Pak Chang sendiri masih mengerjakan saksofon dengan tangannya. Saya baru tahu bahwa sebuah saksofon yang kualitas bagus itu harganya mencapai ribuan dolar.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Rabu, 10 Mei 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


5 Alasan Taiwan itu Menyenangkan

Posted: 10 May 2017 08:08 AM PDT

Saya merupakan salah satu orang yang termasuk telat ke Taiwan. Terus terang dari dulu nggak tertarik ke sana. Alasannya karena saya kurang menyukai traveling di Tiongkok daratan. Kalau pernah membaca buku The Naked Traveler 3 dan 4, Anda tahu alasannya kenapa. Intinya karena saya nggak tahan dengan juteknya orang sana, toiletnya yang jorok, dan kendala bahasa.

Tapi ternyata Taiwan itu jauh berbeda dibanding 'kakak'-nya Tiongkok. Seminggu di Taiwan saya suka banget karena jauh melebihi ekspektasi saya. Malah saya ingin balik lagi suatu saat. Mengapa demikian? Ada 5 alasan utama sebagai berikut;

  1. Orangnya ramah dan keren

Orang Taiwan lebih mirip orang di Asia Tenggara daripada orang Tiongkok daratan. Mereka ramah dan banyak senyum. Kalau di Tiongkok atau Hongkong saya suka takut masuk toko karena sering dimarahin (bahkan dibentak) sama penjualnya kalau nggak jadi beli, sementara di Taiwan mah santai aja. Malah mereka oke aja difoto sambil disuruh berpose.
Warna kulit orang Taiwan nggak kuning kinclong, namun kuning agak gelap dikit kayak orang Tionghoa di Indonesia. Dandanannya juga keren, nggak norak, nggak pake merk-merk plesetan.

The guards

  1. Toilet bersih

Ini hal yang paling berbeda dengan Tiongkok daratan. Saya nggak pernah ketemu toilet yang bau dan kotor di Taiwan! Di terminal bus, di dalam kereta, di restoran, di tempat wisata, semua bersih. Meski tidak tampak petugas kebersihan, tapi kesadaran akan kebersihan tinggi seperti WC yang selalu di-flush dan pembalut yang dibungkus.
Yang menyenangkan lagi, banyak WC di Taiwan bermodel kayak di Jepang yang di panel sisinya ada tombol air untuk cebok, bahkan untuk mengeringkan pantat. Hehe! Kadang masih nemu WC jongkok, tapi itu pun tersedia bidet dan tisu gulung.

  1. Bisa Bahasa Inggris

Orang Taiwan berbahasa Mandarin dengan intonasi yang lebih lambat dan tidak high pitch macam orang Tionghoa daratan. Kalau pun nggak ngerti mereka ngomong apa, paling tidak nggak "sakit hati" karena nadanya terdengar sopan.
Meski tidak semua bisa lancar berbahasa Inggris tapi paling nggak mereka mau membantu, minimal bisa menunjukkan arah. Kalau pengin nanya, cari aja anak muda, rata-rata mereka bisa berbahasa Inggris kok. Malah saya sering jadi ngobrol dengan mereka, yang ternyata berbahasa Inggris sangat baik karena lulusan Amerika atau Eropa.
Selain itu, tulisan pada rambu, nama jalan/stasiun, pengumuman, dan menu makanan rata-rata ada bahasa Inggrisnya, selain tulisan Mandarin.

  1. Transportasi yang gampang dan nyaman

Di Taipei terdapat MRT yang ekstensif. Beli tiketnya di mesin yang tersedia di stasiun dan ada bahasa Inggrisnya, murah pula. Kalau mau ke luar kota Taipei, bisa naik bus atau kereta yang sama mudahnya. Cobain deh naik Taiwan High Speed Railway, kereta supercepat dengan kecepatan sampai 300 km/jam. Di stasiun utama ada kantor informasi untuk turis, mereka dengan senang hati menerangkan dalam bahasa Inggris. Di dalam MRT/bus/kereta ada pengumuman destinasi dalam bahasa Inggris, baik berupa suara maupun running text. Semua transportasi publik umumnya pun sangat nyaman dan bersih. Penumpang pada saat rush hour nggak begitu berjubel karena frekuensi yang banyak.
Enaknya lagi, kalau mau naik taksi pun harganya nggak mencekik. Supirnya jujur, taksinya pake argo. Kalau ada kembalian uang, sampe recehan pun akan dikembalikan. Saya pernah sengaja ninggalin recehan untuk tip, eh malah dikejar untuk dikembalikan!

Taiwan High Speed Rail

  1. Terjangkau

Taiwan itu nggak jauh-jauh banget dari Indonesia. Jakarta-Taipei dengan menggunakan direct flight maskapai Eva Air hanya memakan waktu 4-5 jam saja. Budget airlines pun ada beberapa meski harus transit satu kali dulu. Untuk harga, silakan cek sendiri ya? Siapa tahu ada promo.
Penginapan banyak tersedia, mulai dari hotel sampai hostel. Saya menginap di Grand Hotel yang bersejarah dan megah itu sekitar US$ 122/malam, cukup murah untuk ukuran hotel bintang lima – apalagi kalau bisa patungan berdua. Pernah juga saya menginap di hostel sekamar sendiri harganya cuma US$ 10/malam.
Makanan di Taiwan itu enak-enak dan somehow lebih murah daripada di Jakarta. Kalau malam, kunjungi night market yang banyak menjual street food dengan harga sekitar NT$30-75 per porsi.

Grand Hotel lobby

Dengan 5 alasan di atas, rasanya nggak perlu ragu lagi traveling ke Taiwan. Eh, pasti ada yang tanya bagaimana dengan visa Taiwan? Bagi pemegang paspor Indonesia, bisa bebas visa Taiwan bila memiliki visa atau izin tinggal dari negara Amerika, Jepang, Korea, Australia, New Zealand, Uni Eropa yang masih berlaku, jadi tinggal isi formulir di sini aja. Bagi yang tidak punya visa negara maju tersebut, silakan apply visa di TETO (Taipei Economic Trade Office) di Jakarta, syaratnya ada di sini. Gampang kan?

Berangkaaat!

Kamis, 27 April 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


[Adv] Traveler bijak punya travel insurance

Posted: 27 Apr 2017 07:00 AM PDT

Penting nggak sih punya travel insurance (asuransi perjalanan)? Saya sudah pernah membahasnya di sini. Tapi mungkin Anda belum terbayang kesialan atau musibah apa yang mungkin terjadi ketika Anda sedang traveling di luar negeri. Sementara kita tahu bahwa sebagian besar negara di dunia itu biaya hidupnya lebih tinggi daripada kita, sehingga membutuhkan uang ekstra. Ini saya berikan ilustrasi beberapa kejadian sebagai berikut;

Pada trip terakhir saya di Taiwan, seorang teman kehilangan bagasinya dan dijanjikan akan dikembalikan dalam tiga hari ke depan. Padahal dia sedang business trip yang perlu pakai baju rapih untuk bertemu dengan pejabat tinggi setempat. Duh, males banget kan kalo kejadian kayak gitu? Kalau itu terjadi sama saya, pasti saya langsung belanja ke mal terdekat untuk beli baju dan sepatu baru. Nggak khawatir karena uang belanjanya akan ditanggung oleh travel insurance saya.

Sepupu saya juga baru trip ke Australia. Eh sampai di bandara Melbourne, entah kenapa kopernya rusak. Suaminya pas lagi berusaha menutup koper yang sedikit menganga itu, laptop-nya jatuh ke lantai dan pecah. Duh, sial banget kan? Untungnya mereka sudah saya rekomendasikan pake travel insurance langganan saya, jadi mereka santai aja beli koper dan laptop baru di Australia karena uangnya akan diganti.

Tante saya pun pernah mengalami kesialan saat traveling di Inggris. Paspornya hilang dicuri! Tentu beliau harus ke sana ke mari mengurus ini itu dan ke KBRI untuk mendapatkan paspor sementara. Biaya pengurusannya, termasuk transportasi lokal, ditanggung juga oleh travel insurance.

Saya sendiri pernah merasakan manfaatnya pada saat penerbangan saya ke Kenya tiba-tiba dibatalkan dan dimajukan sehari. Hotel dan biaya visa diganti, uangnya ditransfer ke rekening bank saya. Selain itu, travel insurance juga mengganti biaya ketidaknyamanan lainnya seperti delay.

Kondisi lain misalnya saat teman saya yang lagi traveling ke Swedia tiba-tiba jatuh sakit karena terpleset dari tangga. Dengan travel insurance, biaya pengobatan di rumah sakit Stockholm ditanggung. Bahkan bisa menerbangkan seorang anggota keluarga atau teman untuk menemani selama di rumah sakit. Hebatnya, sampai tiga bulan setelah tiba di Indonesia, pengobatan lanjutannya juga ditanggung! Perlu diketahui, travel insurance juga bisa menanggung biaya evakuasi medis darurat dan repatriasi dalam keadaan darurat di seluruh dunia lho!

Kondisi ekstrim lainnya adalah meninggal dunia di luar negeri. Travel insurance akan menanggung biaya pemulangan jenazah. Jika Anda sedang traveling di luar negeri lalu rumah di Indonesia kebakaran pun akan ditanggung oleh travel insurance.

Nah, travel insurance apa yang saya punyai yang bisa menanggung semua ilustrasi di atas? Saya pakai asuransi perjalanan AXA Mandiri. Alasannya karena gampang; bisa beli online di sini dan tinggal di-print langsung berlaku. Harganya terjangkau – setahun penuh ke seluruh dunia hanya USD 114,75 (sekarang lagi diskon 15%). Paket coverage-nya pun lengkap, mencakup seluruh dunia dengan uang santunan/penggantian yang besar.

Tips agar lebih hemat: Jika Anda ke luar negeri minimal tiga kali dalam setahun seperti saya, lebih baik ambil asuransi jenis Annual Trip. Asuransi ini bisa disertakan sebagai syarat pembuatan visa, malah kemungkinan mendapat visa multiple lebih besar karena periode waktu yang panjang. Jika Anda pergi bersama anggota keluarga pada saat yang bersamaan, pilih Family yang mencakup 2 orang dewasa plus maksimal 3 orang anak. Biaya premi Family tentu lebih murah daripada Individual dikali jumlah orang.

Intinya, traveler yang bijak, punya travel insurance! Jangan sampai deh Anda terlantar di luar negeri dan merepotkan keluarga di rumah. Saya sendiri dan orang-orang yang saya kenal telah merasakan manfaatnya.

Senin, 03 April 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


Sial di Negara Maju

Posted: 03 Apr 2017 10:22 AM PDT

Di dalam kereta Belgia dari ibu kotanya Brussel ke kota kecil Leuven, tiba-tiba perut saya bergejolak! Ah ini pasti karena saya kalap makan ala buffet di restoran Cina tadi siang. Maklum sudah lebih dari sebulan traveling di Eropa, begitu ketemu makanan yang cocok di perut langsung berontak ingin keluar. Duh, kenapa harus sekarang kebelet sih? Di dalam kereta ada toilet tapi saya sangsi tokai bisa masuk, atau malah langsung jatuh di rel. Saya tahan aja deh sampai stasiun kereta yang sudah pasti ada toilet.

Malam itu sekitar jam 8.30 saya tiba di stasiun kereta Leuven. Saya buru-buru lari mengikuti tanda arah toilet umum. Rupanya berada di bangunan sebelahnya. Saya pegang gagang pintunya… terkunci! Saya baca pengumuman di secarik kertas dalam bahasa Belanda, yang kira-kira artinya tutup. Sialan! Saya lari ke loket dan bertanya kepada petugasnya. Jawabnya, "Maaf, toilet kami memang sudah tutup dari tadi sore." Hah? Tega benar! Padahal kereta datang setiap saat.

Di stasiun ada beberapa kafe yang masih buka. Saya masuk dan bertanya di mana toiletnya. Eh ternyata toilet mereka juga menggunakan toilet umum stasiun yang tutup itu! Lha? Sekompleks stasiun kereta toiletnya cuman satu? Cis! Saya berjalan lunglai ke luar stasiun. Ya ampun, kota ini sepi! Jam 5 semua toko sudah tutup. Di seberang ada restoran buka, tapi itu restoran mahal – nggak enak rasanya numpang ke toilet (boker pula) kalau nggak duduk dan beli makanan.

Oh well… Jarak dari stasiun kereta ke apartemen Indie, sepupu saya, sekitar 1,5 km. Setiap hari saya jalan kaki bolak-balik nggak masalah, tapi kali ini dalam keadaan kebelet. Ada bus tapi jadwal nggak jelas dan hanya turun satu halte, sisanya tetap jalan kaki. Duh, coba kalo di Indonesia, tinggal naik ojek kelar! Ya sudah lah, saya berjalan kaki saja. Paling 15 menit. Jalannya agak menanjak tapi hanya lurus doang lalu belok kiri di kampus.

Saya berjalan kaki sambil 'mengepang' kedua kaki supaya nggak brojol. Saya juga sambil bermeditasi dengan menarik napas dalam-dalam supaya tenang. Tapi perut saya semakin bergemuruh! Jalanan sepi dan gelap, hanya terlihat beberapa orang yang lewat. Di kiri-kanan jalan berjejer bangunan tua rumah penduduk. Duh, apa saya ketok aja pintu rumahnya untuk numpang ke toilet? Kebayang saya bilang, "I'm sorry, I need help! I need to use your toilet!" Lalu jika dikasih, saya ngebom di WC dengan segala bunyi dan bau khas Asia. Kalau di Indonesia saya berani minta tolong begitu.

Saya lanjut berjalan yang makin terbungkuk-bungkuk menahan gelora. Di ujung jalan pas belokan kampus, saya kentut… eh ternyata keluar sama isinya! Celana jeans saya pun basah. O-em-ji!! Apartemen Indie masih 2 blok lagi dan terlihat sekelompok orang berjalan ke arah saya. Mampus, ini baunya gimana? Kalau keliatan gimana? Hii! Saya tutup pantat saya dengan tas dan terus berjalan. Sialnya, sekali keluar, pertahanan itu jebol-bol-bol! Perduli setan sama orang lain, saya jalan tambah cepat, eh tokai pun jalan cepat… keluar!

Sampai di apartemen Indie (naik tangga dulu dua lantai), saya lari ke toilet untuk meneruskan hajat dan bebersih di dalam shower. Mau jemur, eh nggak ada balkon. Saya gantung aja di toilet. Saya pun mengepel lantai dari tangga, dapur, sampai ke toilet. Ewwww!

Ah, saya jadi haus. Ambil gelas, buka kran di dapur… lho kok nggak ada air? Buka kran di wastafel kamar mandi, eh nggak ada air juga! Wah gawat, air mati nih. Untung udah kelar nyuci. Saya pun buka kulkas, eh tidak ada botol air putih. Wah, si Indie juga nggak nyetok air! Eh jangan-jangan air mati gara-gara saya pakai air kebanyakan sehingga melebihi kuota? Emang bisa gitu?

Tengah malam Indie pulang dan saya cerita soal 'kecelakaan' tadi. "Ya begitu lah, di Eropa yang maju ini paling susah cari toilet umum!" komentar Indie. Lalu saya lapor soal air mati. Indie cek kran, setitik air pun tidak keluar.

"Aduh teteh, gue udah 7 tahun tinggal di sini belum pernah sekalipun air mati!" kata Indie.

"Trus gimana? Elo telepon PAM Leuven gih!" saran saya.

"Kantornya tutup jam 5 sore."

"Hah? Nggak ada nomor emergency?"

"Mana ada orang sini yang mau kerja 24 jam?"

"Kalo gitu elo telepon landlord lo deh, kali dia yang matiin."

"Aduh, teh, udah jam 12 malam gini masa telepon? Nggak boleh banget di Eropa."

"Lha terus gue minum gimana? Trus kalo gue kebelet boker lagi gimana?"

"Kalo gue sih bisa mandi, boker, dan minum di kampus besok. Elo besok ikut ke kampus gue aja!"

"Gimana kalo elo keluar sekarang beli air galonan atau air botolan?"

"Teh, jam segini apapun nggak ada yang buka!"

"Lagian elo gimana sih nggak nyetok air putih di botol?"

"Lha mana gue tau di Eropa air bisa mati?"

"Lha ini buktinya mati!"

"Udah gue bilang, ini kejadian baru kali ini setelah 7 tahun, pas ada elo doang!"

Saya pun ngakak kejengkang! Kejadian sial kayak gini itu tipikal gue banget! Bagus sih jadi ada bahan tulisan, tapi kan nyebelin banget! Coba kalau ini terjadi di Indonesia; saya bisa boker di stasiun, kalaupun tutup saya bisa naik ojek ke apartemen Indie, kalau air mati saya bisa beli di toko yang buka 24 jam! Ah, negara maju itu belum tentu lebih baik daripada kita. Hidup Indonesia!

Epilog

Keesokan paginya kami bangun, sama-sama pipis dan tidak bisa mem-flush WC. Kami keluar dengan tampang bete. Eh, di trotoar depan rumah ada hidran bocor dengan air tumpah berlimpah-limpah. "Nah, gue sikat gigi di sini gimana? Air banyak nih!" kata saya. "Hush, nggak boleh teteh!" larang Indie. Dan kami pun didatangi petugas berseragam yang berkata, "Mohon maaf, telah terjadi kebocoran pipa air sehingga kami matikan. Saat ini kami masih memperbaikinya." Huh, saya yakin mereka memperbaiki baru pagi ini, saat jam kantor mulai.

Kamis, 16 Maret 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


[Tayang Hari Ini] Trinity, The Nekad Traveler

Posted: 15 Mar 2017 08:00 PM PDT

Setelah tulisan The Naked Traveler Jadi Film Layar Lebar yang di-posting di blog ini pada 2014, akhirnya mulai 16 Maret 2017 filmnya akan tayang di seluruh bioskop di Indonesia! Yeayyyy!

Flashback ke 2005 saat bikin blog naked-traveler.com, saya nggak pernah kepikiran bahwa blog saya jadi buku. Pada 2007 diterbitkan lah buku pertama saya berjudul "The Naked Traveler". Sampai saat ini saya telah menerbitkan 13 buku dalam 10 tahun. Pernah kepikiran buku saya jadi film? Nggak! Yang tambah gila lagi, ada film tentang diri gue! Padahal siapa lah saya; pahlawan bukan, mantan presiden juga bukan. Istilah bahasa Inggrisnya: it's beyond my wildest dream!

Sebelum nonton di bioskop, tonton trailer-nya:

Ini sinopsisnya:

Sebuah film mahakarya dari Rizal Mantovani. Diangkat dari travel blog pertama dan teratas selama 12 tahun, dan buku mega best seller “The Naked Traveler” karya Trinity.

Awalnya TRINITY (Maudy Ayunda) adalah seorang mbak-mbak kantoran yang hobi traveling sejak kecil. Namun hobinya ini sering terbentur dengan jatah cuti di kantor dan duit pas-pasan. Akibatnya Trinity sering diomeli BOSS (Ayu Dewi). Trinity memiliki sahabat yang punya hobi sama, yakni YASMIN (Rachel Amanda) dan NINA (Anggika Bolsterli), ditambah dengan sepupu Trinity, EZRA (Babe Cabiita). Trinity selalu menuliskan pengalamannya dalam sebuah blog berjudul naked-traveler.com.

Di rumah, BAPAK (Farhan) dan MAMAH (Cut Mini) selalu menanyakan kapan Trinity serius memikirkan jodoh. Tapi Trinity selalu menjawab: nanti kalau semua bucket list sudah terpenuhi. Bucket list adalah daftar hal-hal yang harus Trinity lakukan sebelum tua, kebanyakan sih isinya (lagi-lagi) tentang jalan-jalan. Bapak langsung pusing mendengarnya. Sebenarnya Trinity bukan tidak tertarik pacaran, bahkan dia sempat tertarik dengan PAUL (Hamish Daud), seorang traveler tampan yang berprofesi fotografer.

Bagaimana keseruan perjalanan Trinity melintasi 3 negara (Indonesia, Maldives dan Filipina)? Keputusan apakah yang diambil Trinity saat menghadapi dilema pekerjaan di kantornya? Bagaimana kelanjutan hubungan Trinity dan Paul?

FAQ

Bagi Anda pembaca setia blog dan buku-buku saya, pasti ada segudang pertanyaan. Saya rangkum  sebagai berikut:

Mengapa Naked jadi Nekad?

Karena film ini untuk 13 tahun ke atas, alangkah baiknya tidak menggunakan kata yang provokatif. Kasihan ntar anaknya nggak boleh nonton ke bioskop sama orang tuanya karena disangka nonton film porno. *batuk-batuk*

Mengapa Maudy Ayunda?

Mengapa tidak? Film ini diadaptasi dari buku pertama The Naked Traveler yang ceritanya pas saya masih jadi MMK (Mbak-Mbak Kantoran) yang masih muda dan kurus. Konsep film memang dibuat kekinian di mana produser mencari casting cewek umur awal 20-an, yang aktris terkenal film box office. Saya tentu setuju, selama jadi tambah kece positif. Kalau Anda masih belum ‘rela’ Maudy yang jadi saya, maka Anda wajib nonton deh – acting Maudy itu kayak Trinity banget!

Seberapa mirip antara buku dan filmnya?

Bahasa buku dan bahasa film adalah dua hal yang berbeda. Buku saya adalah kumpulan cerita pendek mengenai perjalanan keliling dunia, jadi adaptasinya harus dibuat cerita yang linear. Di film jelas ada tambahan bumbu-bumbu untuk menyatukan semuanya, jadi ada sebagian fiksinya juga.

Nah, daripada penasaran mending tonton film Trinity, The Nekad Traveler di bioskop-bioskop kesayangan Anda di seluruh Indonesia mulai 16 Maret 2017!

Info tentang film silakan follow Instagram @TrinityTheNekadTraveler.

Selasa, 21 Februari 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


Touristy?

Posted: 21 Feb 2017 02:54 AM PST

Saya sering mendengar fellow travelers yang menilai suatu tempat/destinasi bukan berdasarkan bagus atau tidak, tapi touristy atau non-touristy. Kadang disebut destinasi mainstream dan anti-mainstream. Tak jarang saya bertemu traveler yang dengan sombongnya mengatakan hanya akan ke tempat non-touristy atau anti-mainstream.

Touristy menurut kamus Miriam Webster artinya attracting or appealing to tourists. Artinya tempat-tempat yang menarik bagi turis. Catat, bagi turis. Bagi saya, saat kita semua traveling pas liburan adalah turis. Perginya ya ke tempat touristy. Namun istilah tempat touristy itu sering salah kaprah penggunaannya.

Sampai sekarang saat talkshow saya masih ditanya, "Kenapa sih Mbak Trinity perginya hanya ke tempat-tempat touristy? Kenapa nggak ke daerah konflik?" Dan jawaban saya selalu, "Ih, males! Nggak ada mal!" Lalu ada juga yang membandingkan saya dengan travel writer lainnya yang dibilang keren karena traveling-nya ke daerah perang. Saya pun menjawab, "Saya bukan jurnalis atau fotografer yang bekerja di daerah perang. Saya kan hedonis! Ngapain bayar mahal-mahal, pergi susah-susah, terus nyawa kita terancam dan malah nggak enjoy?"

Ada juga yang bilang bahwa saya perginya ke tempat-tempat non-touristy seperti negara Tanzania atau Guatemala. Tapi pendapat itu adalah menurut pandangan orang Indonesia kebanyakan. Saya sih tetap ke tempat-tempat touristy di Serengeti (taman nasional di Tanzania) dan Tikal (situs arkeologi di Guatemala). Hanya karena kedua negara tersebut kesannya jauh dan asing aja bagi orang Indonesia, maka dicap non-touristy.

Tikal, Guatemala

Lagipula, bagi saya yang sering traveling, tidak bisa disalahkan kalau saya perginya ke destinasi yang makin jauh dan makin aneh – bukan hanya di Singapura, Malaysia, Thailand lagi. Bukannya sombong, tapi itu lah faktanya. Kalian juga makin lama traveling-nya makin jauh kan? Apalagi saya sebagai travel writer harus selalu cari bahan tulisan yang menarik, salah satunya dengan cara pergi ke tempat "aneh". Kalau pun ke destinasi yang "biasa", berarti saya harus cari angle lain.

Sebenarnya tidak semua tempat non-touristy itu selalu bagus dan nyaman. Saya punya contoh perjalanan yang bagus sebagai analoginya. Di Jamaika yang pariwisata adalah penghasilan utama negara tersebut, di mana-mana penuh turis. Di Kingston, Negril, Montego Bay semua sama ramainya. Jarang sekali menemukan spot yang sepi tanpa gangguan tukang jualan. Maka saya pun pindah jauh-jauh ke Treasure Beach. Eh ternyata sepi banget! Saking sepinya, nyari makan susah, belanja susah, ke mana-mana susah karena tidak ada transportasi publik. Sementara di tempat touristy, fasilitas serba ada sehingga mau ngapa-ngapain pun mudah dan sering lebih murah. Jadi tempat touristy itu memang cocok bagi turis karena fasilitas sudah terbangun sedemikian rupa yang memudahkan para turis.

Ada juga istilah "touristy banget", yang artinya kira-kira "rame banget", seperti Menara Eiffel dan Pantai Kuta Bali. Itu pun gimana kita mau menghindarinya? Masa jauh-jauh ke Paris nggak ke Menara Eiffel? Saya aja sudah tiga kali ke Paris, tetap ke Eiffel untuk foto-foto. Sedangkan dalam kasus Pantai Kuta Bali memang bisa dihindari, tapi itu pun bagi kita yang sudah sering ke Bali. Bagi turis yang baru pertama kali ke Bali, masa nggak ke Kuta? Apalagi turis asing.

Saya jadi ingat di Bali pernah jadi host bagi sahabat saya orang Filipina, Alda. Hampir seminggu saya mengajak dia berwisata ke tempat-tempat keren dan cukup aneh. Hari terakhir saya mengajak dia ke Pantai Kuta untuk menikmati sunset. Suasana luar biasanya ramainya. Rombongan turis lokal berseragam foto-foto, bule-bule pada cipokan, anak-anak kecil main bola, dan sebagainya. Di belakang kami masih ada pula cowok-cowok lokal yang menggoda dengan sangat cheesy-nya ke cewek-cewek bule. Saya cukup kesal karena ramainya, tapi saya diam saja. Besoknya saat mengantar Alda balik ke bandara, saya tanya, "Jadi dari semua tempat di Bali, yang mana favorit kamu?" Jawab Alda, "Pantai Kuta!" Nah kan?

Kuta Beach, Bali

Well, saya sih tetap senang ke tempat touristy maupun non-touristy. Keduanya punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi tak usahlah sombong mengklaim traveling hanya ke tempat non-touristy, anti-mainstream, off beaten path, road less traveled, dan sebagainya. Apalagi sejak adanya media sosial di mana orang traveling untuk memenuhi feed-nya agar bisa berfoto di tempat yang sama. Saya aja ragu, mana ada tempat yang tidak pernah didatangi orang sebelumnya? Jadi yang penting, traveling aja dulu!

Kamis, 09 Februari 2017

BeritaTerkiniOnline.com

BeritaTerkiniOnline.com


Setelah Menolak Islam Selama 23 Tahun, Akhirnya Bersyahadat di Saat Menjelang Ajal

Posted: 08 Feb 2017 07:33 AM PST

BeritaTerkiniOnline – Setelah Menolak Islam Selama 23 Tahun, Akhirnya Bersyahadat di Saat Menjelang Ajal
Green adalah bekas Komisaris  Barclays Bank di Kaherah, dan puteranya Abdur Rahim Green mencari dan memeluk Islam lebih dari 20 tahun yang lalu, dan saat ini ia menjadi tokoh terkenal di kalangan sarjana Muslim di Inggeris.

Sebelumnya Abdur Rahim berfikir bahwa ayahnya tidak akan memeluk islam, namun kehendak Allah, ayahnya Green akhirnya masuk Islam hanya sepuluh hari sebelum ia meninggal.

Mengutip sebuah hadis Nabi yang berbunyi:

"Semoga wajahnya digosok dalam debu (semoga dia menjadi terhina) serta masuk neraka orang yang salah satu orang tuanya sudah mencapai usia tua namun dia tidak melayani mereka."

Abdul Rahim Green kemudian mengatakan "Itulah sebabnya mengapa saya memutuskan untuk meluangkan waktu saya di sini untuk berbakti dengan ibu saya setelah kematian ayah saya.

Kematian ayah saya adalah sesuatu yang membuat saya sangat bahagia, dan merupakan kisah luar biasa tentang bagaimana hanya sepuluh hari sebelum ia meninggal, ia diberkati untuk mengucapkan dua kalimat Syahadat.

Allah SWT hanya menyuruh kita untuk berdakwah dan kita tidak boleh mengubah siapa pun untuk berubah menjadi Islam kecuali dengan izin Allah. Tugas kita adalah untuk menyampaikan dakwah, untuk menjelaskan kepada orang dengan cara terbaik yang kita boleh, hidayah hanya ada di tangan Allah SWT.

Saya tidak pernah berfikir bahawa ayah saya mengucapkan kalimat Syahadah. Ayah saya adalah seorang ayah yang luar biasa, dia mempunyai personaliti yang luar biasa dan tidak ada yang  menggambarkan dia sebagai orang yang buruk.

Selama 23 tahun, sejak saya menjadi seorang Muslim, saya telah mengajak ayah saya untuk masuk Islam. Dan saya memutuskan untuk memberikan contoh terbaik saya yang mungkin bisa menggambarkan Islam sebenarnya, tentang bagaimana Islam memandang hidup, tentang bagaimana Islam mengajar saya untuk menghormati dia sebagai orang tua.

Tapi saya berfikir bahawa ayah saya berfikiran sangat tertutup terhadap Islam, jadi saya tidak pernah berharap penuh bahawa ia akan menjadi seorang Muslim.

Ayah saya telah sakit selama beberapa tahun, dan ibu saya berfikir bahawa ia tidak akan sembuh dari sakitnya. Sebagaimana yang terjadi, beberapa minggu ketika saya kembali dari Inggeris, saya tiba di RS dan terus pergi menemui ayah saya.

Saya menatapnya dan saya berfikir bahawa ia mungkin meninggal malam ini. Jadi, saya berfikir, jika saya tidak mengatakan sesuatu tentang Islam, saya tidak akan memaafkan diri saya sendiri.

Saya tahu bahawa saya coba mengajaknya masuk Islam melalui banyak cara. Tapi saya berfikir bahawa saya perlu membuat usaha yang terakhir.

Saya telah menghabiskan waktu yang lama memikirkan apa yang bisa saya katakan. Bagaimana saya boleh mengatakannya? Apa cara yang tepat untuk mendekatinya? Dia sudah terlalu penat, jadi saya tidak mahu membuat dia kesusahan, saya tidak mahu membuat dia menjadi lebih marah.

Sejujurnya saya takut bahawa ia mungkin mengatakan "Tidak," dan menolak ajakan saya. Dan saya bahkan bimbang bahawa jika ia memang mengatakan Syahadah tetapi tidak masuk ke dalam Islam, kemudian ia sembuh dan pulang ke rumah dan menjadi lebih angkuh tentang Islam, hal itu lebih menakutkan saya.

Ini benar-benar hal yang sulit. Setiap mualaf yang mempunyai orang tua yang belum muslim, mereka pasti mengalami dilema ini seperti yang saya alami.

Namun janganlah meremehkan kekuatan dari doa, karena itu maka ketika saya merasa buntu, saya meminta Allah untuk membantu saya mencari sesuatu untuk dikatakan kepada ayah saya.

Saat ia berbaring di tempat tidur, saya berkata kepadanya:

"Ayah! Saya ada sesuatu yang sangat penting untuk saya beritahu kepada ayah, apakah ayah mau mendengarkannya?"

Ayah saya tidak bisa berbicara dengan baik, jadi dia mengangguk. Lalu saya berkata:

"saya ada sesuatu untuk dikatakan, jika saya tidak mengatakannya, saya akan menyesalinya"

Dan kemudian saya mengatakan kepadanya bahawa "di hari kiamat, seorang lelaki akan datang di depan Allah dengan banyak perbuatan dosa serta kemaksiatan, dan Allah akan berkata kepadanya, anda mempunyai sesuatu yang melampaui semua itu." Dan orang itu akan berkata, "Apa itu Tuhanku ? " Allah berfirman:

"Ucapkan : Tidak ada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah Rasul-Nya. "

Saya berkata, "Jadi ayah, ini adalah kunci syurga, ini adalah kunci kejayaan dalam kehidupan yang akan datang, bagaimana menurut ayah?"

Dan ia menganggukkan kepalanya.

Saya berkata "Apakah itu berarti ayah ingin mengatakan kata-kata tersebut?"

Dan ayah saya berkata "Ya."

Dia menginkuti kata-kata yang saya ucapkan,"Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah Rasulullah."

Saya harus meninggalkan RS pada hari itu, karena RS mempunyai beberapa peraturan ketat. Saya mengunjunginya pada hari berikutnya, dan dia sudah tidak ingat apa-apa. Dia tidak mampu mengingat satu hal dari sehari ke hari yang lain, bahkan dari jam ke jam yang lain, tapi itu bukan akhir semua itu.

Tiga atau empat hari sebelum ia meninggal, ayah saya berkata: Tolong, tolong bantu saya.

Saya berkata, "Ayah apa yang kau ingin saya lakukan?"

Dia mengatakan "Saya tidak tahu!"

Lalu ia berkata, "Berikan saya sesuatu yang mudah untuk dilakukan."

Saya teringat hadis Nabi:"Ada sesuatu yang ringan di lidah, namun berat di sisi timbangan"Jadi, saya berkata"Ayah jika saya adalah ayah, saya akan terus mengulangi kalimat syahadah berulang-ulang."

Dan dia berkata, "Ya, itulah sebenarnya yang ingin saya lakukan."

Dan kami menghabiskan setengah jam mengulang-ulang kalimat Syahadah itu.

Tidak beberapa lama kemudian, saya berangkat ke Inggeris, dan di sana saya mendengar ayah saya telah meninggal dunia. Subhanallah. Hadiah hidayah yang luar biasa dari Allah kepada ayahku dan kami sekeluarga…. Allahu Akbar !

Sumber : -Dunia Maklumat-

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Setelah Menolak Islam Selama 23 Tahun, Akhirnya Bersyahadat di Saat Menjelang Ajal
Sumber: YES MUSLIM

Soal Pilkada DKI Jakarta, KH M Arifin Ilham: Ini Tentukan Nasib Bangsa

Posted: 08 Feb 2017 06:35 AM PST

BeritaTerkiniOnline – Soal Pilkada DKI Jakarta, KH M Arifin Ilham: Ini Tentukan Nasib Bangsa


Hajatan Nasional Pilkada serentak akan dihelat pada Kamis, 15 Februari 2017 mendatang. Sebagai Ibu Kota, Pilkada DKI Jakarta memiliki ciri khas dan keseruan tersendiri. Pasalnya, pemenang di Ibu Kota akan menjadi potret pemimpin Republik ini pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden mendatang.
Mengingat pentingnya Pilkada DKI Jakarta ini, Pemimpin Majlis Az-Zikra KH Muhammad Arifin Ilham menyampaikan wasiat secara khusus kepada kaum Muslimin. Ada imabauan sangat penting dari dai kelahiran Banjarmasin yang melihat Pilkada DKI Jakarta sebagai episode yang berpengaruh dalam menentukan perjalanan bangsa Indonesia ke depan.
Kiyai Arifin mengajak kaum Muslimin dan warga Jakarta untuk melihat dan mengenali semua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur dengan hati yang jernih.
“Lihatlah, kenalilah, istiharahlah, pilihlah, berdoalah, dan tawakkal kepada Allah.” ujar Kiyai Arifin melalui akun fesbuknya pada Rabu (8/2/17)


Beliau meminta kaum Muslimin melihat persoalan memilih pemimpin sebagai hal serius. Ia juga mengingatkan agar tidak ada kaum Muslimin yang golput. Memilih pemimpin akan berpengaruh dalam bagus dan tidaknya perjalanan bangsa Indonesia.
“Jangan pernah remehkan soal pemimpin ini. Dan jangan sekali-kali golput. Walau belum ideal sempurna, ini menentukan perjalanan negeri kita tercinta Indonesia.” lanjut Kiyai Arifin.
Dalam unggahan tersebut, Kiyai Arifin terlihat berfoto bersama dua calon Gubernur DKI Jakarta. Kiyai Arifin Ilham berfoto bersama Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono. [Om Pir/Tarbawia]



Soal Pilkada DKI Jakarta, KH M Arifin Ilham: Ini Tentukan Nasib Bangsa
Sumber: Tarbawia

Pengamat: Aksi 112 Dilarang, Lama-Lama Shalat Subuh Bersama Dilarang Juga

Posted: 08 Feb 2017 06:33 AM PST

BeritaTerkiniOnline – Pengamat: Aksi 112 Dilarang, Lama-Lama Shalat Subuh Bersama Dilarang Juga

Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar menanggapi terkait Polda Metro Jaya yang melarang aksi 11 Februari atau 112. Menurut Bambang, aksi yang diinisiasi oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI tak seharusnya dilarang karena memberitahukan secara resmi.

"Tampak ada kecenderungan politis tidak sejalan dengan aktivitas GNPF MUI. Nanti lama-lama shalat Subuh bersama pun dilarang," ujar Bambang kepada Republika.co.id, Rabu (8/2).

Bambang mengatakan, dirinya hanya ingin mengingatkan supaya polisi kembali pada jati dirinya sebagai pangayom masyarakat. Bambang berharap polisi tak membeda-bedakan perlakukan kepada pihak tertentu.

Polda Metro Jaya melarang aksi tersebut dengan alasan menjaga situasi kondusif menjelang pencoblosan. Polda pun akan menindak tegas apabila aksi tersebut tetap digelar. Bambang menilai, sikap yang ditunjukan Polda Metro Jaya tersebut menandakan mereka menaruh curiga terhadap rencana aksi tersebut yaitu akan memunculkan ketidakamanan.

"Lho tugas polisi kan menjaga keamanan, bukan menjaga yang aman-aman,” kata Bambang.

Untuk diketahui, GNPF MUI berencana menggelar aksi 112. Mereka akan berkumpul di Masjid Istiqlal menuju Monas, berjalan ke Bundaran HI dan kembali ke Monas untuk membubarkan diri. Tujuan aksi tersebut tetap menuntut proses hukum terhadap terdakwa dugaan penistaan agama Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dan dukungan terhadap MUI. [rci] Pengamat: Aksi 112 Dilarang, Lama-Lama Shalat Subuh Bersama Dilarang Juga
Sumber: Muslimina

Tidak Terima Dicatut Namanya, Anonymous Internasional Ancam Lumpuhkan Tim Buzzer Ahok

Posted: 08 Feb 2017 05:36 AM PST

BeritaTerkiniOnline – Tidak Terima Dicatut Namanya, Anonymous Internasional Ancam Lumpuhkan Tim Buzzer Ahok

Beberapa waktu yang lalu, jagad dunia maya dihebohkan oleh munuclnya video fitnah terhadap Habib Rizieq Syihab dengan tuduhan berzina dengan Firza Husein, dan video serta foto-foto fitnah tersebut mengatasnamakan bocoran dari tim Anonymous.

Menanggapai hal tersebut muncul video mengatas namakan Anonymous internasional, dalam video tersebut mereka merasa difitnah, karena mereka tidak pernah mengeluarkan berita terkait Habib Rizieq tersebut. buntut dari kelakuan keji Ahoker itu muncul video ancaman dari Anonymous dunia, belum diketahui secara pasti apakah betul-betul ancaman berasal dari Anonymous atau hanya orang-orang yang mengatasanamakan Anonymous, kita tunggu saja kelanjutannya.
Secara garis besar berikut ancamannya:

Salam untuk citizen dunia

kami adalah anonymous internasional.

Orang -orang Indonesia telah menjadi perhatian kami saat kami mendengar tim BUZZER AHOK telah menyebut nama kami di video mereka dan teks WhatsApp mereka mengenai habib Rizieq dan skandal firza.

Kami menolaknya. Video dan teks WhatsApp itu bukan milikmu.

Kami bisa saja jika melawan, Tapi kami tidak mau mengurusi politik di negaramu.
Sebagaimana yang telah kau ketahui anonymous sedang mengawasi kalian.

Kamu sudah melihat peringatan dari kami yang mengandung hak kebebasan dan hidup yang benar untuk melakukan pembunuhan karakter tingkat lanjut.

*Ahok buzzer*
jika kamu tetap bersikeras mencatut nama kami. Maka bersiaplah untuk menghadapi *SERANGAN* kami.

Kami siap memblokir seluruh media online kalian. Kami siap memberikan perdamaian untuk hal tersebut jika dibutuhkan.

Dan kami siap untuk melakukannya kepada orng yang menginginkannya.

Kami akan memanggil pasukan Anonymous untuk melakulan Hack, MEMBAJAK, membocorkan database, dan mengambil alih semua website Buzzer Ahok.

Peringatan terakhir, Jangan berani mambawa lagi nama kami untuk kepentingan permusuhan kalian.
Kami adalah anonymous. Kami adalah pasukan. Tersatukan oleh satu dan terpisahkan oleh nol. Kami tidak memaafkan dan kami tidak melupakan masalah ini.

sumber: fb
Tidak Terima Dicatut Namanya, Anonymous Internasional Ancam Lumpuhkan Tim Buzzer Ahok
Sumber: Muslimina

Incoming search terms:

  • ibu hamil makan coklat silver queen

Kontraversi, Polisi Data Ulama dan Pesantren di Madura, Apa Maksudnya ?

Posted: 08 Feb 2017 04:37 AM PST

BeritaTerkiniOnline – Kontraversi, Polisi Data Ulama dan Pesantren di Madura, Apa Maksudnya ?

post-feature-image

mediapribumi.com – Beberapa waktu lalu aparat kepolisian di Jawa Timur melakukan pendataan ke para ulama, termasuk Madura. Pertanyaan pendataan ke para ulama hingga detail pribadi seperti tanggal lahir.

“Memang ada pendataan terhadap ulama terjadi di Madura,” kata KH Fadholi Muhammad Ruham kepada wartawan di sela acara Silaturahmi Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin dengan Ulama se-Madura dan Tapal Kuda di gedung Tri Brata, Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Jumat (3/2/2017).

Pendataan itu sempat membuat para ulama gerah. Karena pertanyaan petugas pendata hingga detail tentang pribadi ulama.

“Yang saya tahu, pertanyaannya sampai tanggal lahir,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al Fudhola’, Pademawu, Kabupaten Pamekasan itu.

Ketika di acara Silaturahmi hari ini, para ulama memaklumi setelah mendapatkan penjelasan langsung dari kapolda tentang maksud pendataan tersebut.

“Ternyata dari penjelasan Pak Kapolda, itu kesalahpahaman dari petugas,” terangnya.

“Sebenarnya Pak Kapolda meminta lewat aparatnya di bawah untuk mendata pesantren dan tempat-tempat yang menjadi tujuan pariwisata religius. Bukan mendata orangnya apalagi sampai tanggal lahir segala. Itu salah paham,” jelasnya. (dtk)
Kontraversi, Polisi Data Ulama dan Pesantren di Madura, Apa Maksudnya ?
Sumber: Media Pribumi

MENGHADAPI KEBANGKITAN PKI | Oleh Alfian Tanjung

Posted: 08 Feb 2017 04:37 AM PST

BeritaTerkiniOnline – MENGHADAPI KEBANGKITAN PKI | Oleh Alfian Tanjung

MENGHADAPI KEBANGKITAN PKI

Sikap ngeyel dan serius dari Kawan Yasona merupakan indikasi kuat di tingkat kepresidenan sangat akomodatif bahkan sangat wecome untuk mengawal comebacknya PKI.

Sejak tahun 1993 gerakan Mahasiswa Komunis SMID bermetamorfosis menjadi FORKOT, JARKOT, FIM, FAM & FMN juga LMND, gerakan Pelajar Komunis API, AFRA dan BAJAK, Gerakan Buruh Komunis SBSI (zaman PKI S”O”BSI), Jurnalis prokomunis/PKI, Budayawan DEKRA (dulu LEKRA), wiji Thukul dan Hanung Bramnathyo, Gerwani Baru Srikandi Demokrasi Indonesia (bentukan Gerwani Ribka Tjiptaning), Serikat Tani , STN (dulu BTI) dan beragam tampilan lainnya seperti PRD/PKI baru PKI lama sedang menyiapkan kongresnya yang ke 11 pada 2015 ini. Kongres ke 10 didesa Ngabrak Magelang Agustus 2010.

Kelakukan kaum PKI bisa dilihat dari buku harian Dita Indah Sari 1996 “well partai yang telah terkubur 31 tahun yang lalu akan kita dihidupkan kembali”, Pembakaran KPUD karawang dan kantor KPU Pusat selepas Pemilu 1999 dan pengepungan kantor Walikota jakarta barat oleh gerombolan gerwani (dengan menggunakan jasa abang becak dari Tangerang), penyerbuan anak HMI dicempaka Putih, oleh kawanan Pemuda Rakyat sambil berteriak Ganyak HMI, pembunuhan seorang ustadz di Cinajur selatan dengan menjerat leher dan membenamkan beliau hidup-hidup 2011, dan serangkaian keganasan watak asli PKI.

Terbitnya buku Aku Bangga Jadi anak PKI (2002), Anak PKI Masuk Parlemen (2005), 50 Tahun anak PKI (2008) dan Pedoman Revolusi Rakyat (2012), bersamaan dengan terbitan dalam dan luar negeri yang “meluruskan” kesadisan dan keganasan PKI seolah-olah gerombolan PKI adalah komuitas orang-orang yang beradab dan sholeh, padahal PKI adalah satuan kaum Atheis yang mengikuti instruksi Lenin dan Stalin ditahun 1965 bergani tuan yang bernama Mao Tse Dong.

Film Lentera merah, Wanita berkalung sorban, biarkan berbeda, tanda Tanya “?” dan senyap adalah sedikit bukti visual kedegilan kaum PKI. Kesimpulan : PKI The Real Come Back !

SEDIKIT DATA AWAL INI BISA MENJADI LANDASAN KERJA KITA MENGHADAPI GEROMBOLAN PKI YANG SEMAKIN BESAR KEPALA, YANG SECEPATNYA KEPALA TERSEBUT HARUS KITA KECILKAN ATAU KITA HANCURKAN DEMI TEGAKNYA PERADABAN YANG BERKETUHANAN DAN BERKEMANUSIAAN.

Sikap Kita : MENYIAPKAN PERLAWANAN DAN WASPADA.

Alfian Tanjung
Ketua Umum GNPI dan Divisi Riset GBN

*dari fb Alfian Tanjung (21/8/2015)

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

MENGHADAPI KEBANGKITAN PKI | Oleh Alfian Tanjung
Sumber: YES MUSLIM