Selamat Datang di www.cetak-tiketku.blogspot.com, Peluang Usaha Untuk Mengelola Bisnis Penjualan Tiket Di Rumah Anda dengan Mudah ....!


Selamat Datang

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

Tahukah anda bahwa Internet juga bisa digunakan untuk menjalankan bisnis jutaan rupiah dengan modal terjangkau? Ya, kini anda dapat memanfaatkan Internet agar dapat menghasilkan jutaan rupiah per bulannya.

BERIKUT INI BUKTI KESERIUSAN KAMI
MENGAJAK ANDA MEMULAI USAHA BISNIS TIKET PESAWAT SECARA ONLINE

Menjadi Biro Tiket Pesawat tidaklah sesulit yang anda bayangkan bisa dilakukan kapan saja dimana saja oleh anda yang berprofesi sebagai karyawan, Pengusaha, ibu rumahtangga, mahasiswa, atau siapa saja! DIJAMIN, Anda tidak ingin melewatkan Peluang berharga ini...

Resiko ? Setiap Bisnis mempunyai resiko, Hal terpenting adalah bagaimana strategi anda mengolah resiko menjadi profit, salah satu cara mencari peluang bisnis dengan nilai investasi yang kecil.

Berapa modal yang anda keluarkan? Untuk menjadi agen penjualan tiket pesawat online sangatlah murah yaitu hanya sebesar Rp. 150000,- saja. Itu tidak seberapa mahal jika dibanding anda menjadi agen penjualan tiket secara offline.

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.
2. Data yang transparan langsung dari airline.
3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.
4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.
5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.
6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama www.birotiket.com, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA


Bergabung? silahkan klik disini

Jumat, 21 Juli 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


Gimana caranya ke Kazakhstan?

Posted: 21 Jul 2017 10:46 AM PDT

Di postingan sebelumnya, saya sudah menulis tentang destinasi-destinasi menarik di sekitar Almaty. Kali ini saya mau menjelaskan informasi yang dibutuhkan untuk pergi ke Kazakhstan.

Visa

Bagi pemegang paspor Indonesia, visa bisa apply di Kedutaan Besar Kazakhstan, Jl. Denpasar Raya, Blok A/12, Kav.1, Mega Kuningan, Jakarta 12950, Telepon: (021) 29440388, 29440386, E-mail: jakarta.kazemb@yahoo.com. Submit visa hanya dilakukan setiap hari kerja kecuali Rabu pada jam 09.00-11.00. Kalau dokumen sudah lengkap, proses visa memakan waktu minimal 5 hari kerja. Ambil visa setiap hari kerja kecuali Rabu pada jam 13.00-15.00.

Sistem visa mirip dengan cara Rusia. Syaratnya: paspor asli, isi formulir dalam huruf besar, letter of invitation (bisa dari pengundang atau travel agent di Kazakhstan) yang menyebut Visa Support No. yang diperoleh dari Department of Consular Service, Ministry of Foreign Affairs Republic of Kazakhstan di kota Astana atau Almaty, surat keterangan kerja, dan pas foto berwarna ukuran 3,5 x 4,5 cm. Meskipun akhirnya tidak diminta, tapi siapkan juga bank statement, kartu keluarga, paspor lama. Biayanya USD 60 ditransfer ke Bank Mandiri.

Bila Anda tinggal di Kazakhstan lebih dari 5 hari, maka wajib lapor ke kantor imigrasi setempat di Kazakhstan. Kalau tidak, Anda akan ditahan oleh imigrasi bandara. Tapi kalau tidak mau repot, bisa minta tolong travel agent/hotel untuk menguruskannya dengan biaya.

Begitu Anda mendarat, pihak imigrasi akan memberikan Migration Card berwarna putih. Isi lah, simpan dan jangan sampai hilang, karena akan diminta kembali saat Anda keluar dari Kazakhstan.

Transportation

Get in: Rute paling efektif ke Kazakhkstan adalah terbang dari Kuala Lumpur (KUL) atau Bangkok (BKK) direct ke Almaty (ALA) menggunakan maskapai Air Astana. Pesawatnya baru, servisnya oke, makanannya enak kok.

Get around: antarkota di Kazakhstan bisa naik bus, kereta, atau pesawat terbang. Harap diingat bahwa Kazakhstan adalah negara yang sangat luas, jadi Almaty ke Astana aja bisa memakan waktu 20 jam naik kereta. Alternatif maskapai domestik selain Air Astana adalah Scat atau Bek Air. Sedangkan transportasi umum di dalam kota, bisa naik bus atau Metro (hanya ada di Almaty) dengan harga tiket yang murah; bus 90 Tenge dan Metro 80 Tenge.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Yang unik adalah taksi. Sebenarnya ada Uber, tapi masalahnya dia akan telepon ke nomor kita yang terdaftar (international roaming), lalu masalah bahasa pun muncul. Jadi mending pake taksi ilegal. Caranya: berdiri aja di pinggir jalan sambil melambai-lambaikan tangan, maka siapapun dengan mobil apapun akan berhenti. Kasih alamat (yang sudah ditulis dengan aksara Rusia/Kazakh), tawar-tawaran harga (pake bahasa Tarzan), lalu naik. Beres, nggak usah pake ngomong, nyampe di depan pintu. Awalnya saya agak takut, tapi terbukti aman dan efektif. Tarif tergantung jauh-dekatnya, tapi berkisar di antara 500-1000 Tenge.

Tidak semua destinasi wisata, terutama di luar kota, yang ada transportasi umum. Kalau malas ribet dan mau pake paket tur, rekomendasi saya adalah City Tour KZ dengan guide berbahasa Inggris bagus, profesional, dan baik hati.

Accommodation

Penginapan sangat variatif, mulai dari hostel dengan harga USD 10/bed/malam sampai hotel berbintang lima jaringan internasional seharga USD 250/kamar/malam.

Meals

Orang Kazakhstan adalah carnivora sejati. Daging sapi, domba, dan kuda (iya, kuda!) adalah santapannya sehari-hari. Biasanya dipanggang dengan minim bumbu dan dimakan dengan roti. Jangan kuatir soal halal, mayoritas penduduknya penganut Islam jadi mereka bukan lah pemakan babi (cuman minum vodka. Hehe!). Jangan lupa coba Kumis, minuman yang terbuat dari susu kuda yang difermentasi.

Di sana nggak ada warung atau kaki lima, jadi makan kudu ke restoran. Pilihan yang paling aman adalah di food court mal, sekali makan sekitar 750-1300 Tenge udah kenyang. Makan di restoran biasanya habis sekitar 3000 Tenge.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Tips

  • SIM Card Kazakhstan belinya gampang dan murah, internetnya juga cepat. Untuk mengaktifkannya harus mengirim SMS yang instruksinya ada di kartu dalam Bahasa Rusia.
  • Orang Kazakhstan berbahasa Kazakhstan dan/atau Rusia, mereka umumnya tidak bisa berbahasa Inggris. Minta lah alamat hotel yang ditulis dalam kedua bahasa tersebut. Saya survive dengan punya mobile apps penerjemah bahasa Rusia.
  • Kalau mau beli oleh-oleh, saran saya beli lah coklat Kazakhstan yang ternyata enak dan murah – 1 bar coklat harganya 300 Tenge aja. Yang enak dan murah juga adalah vodka Kazakhstan. Ada bebeberapa macam merk, hanya saja saya juga nggak ngerti bacanya. Pergi aja ke Supermarket dan tanya orang lokal yang mana yang buatan Kazakhstan, harganya cuman sekitar 1000 Tenge sebotol.

Senin, 10 Juli 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


What to see and do in Almaty, Kazakhstan?

Posted: 10 Jul 2017 09:17 AM PDT

Kazakhstan? Hah? Di mana tuh? Ketemu Borat nggak? Ya, begitulah reaksi orang ketika saya bilang mau ke Kazakhstan. Negara yang merdeka dari Uni Soviet pada 1991 ini terletak di Asia Tengah, berbatasan dengan Rusia, Tiongkok, Kyrgyzstan, Uzbekistan, dan Turkmenistan. Ia merupakan negara nomor sembilan terluas sedunia, sekitar 1,4 kali lebih luas daripada daratan Indonesia. Sedangkan Borat adalah film fiksi banget yang syutingnya pun bukan di Kazakhstan.

Untuk menikmatinya, mulai lah dari Almaty yang merupakan kota terbesar di Kazakhstan. Almaty pernah menjadi ibu kota negara sampai 1997 yang akhirnya pindah ke Astana. Sebagai pusat bisnis dan budaya, pariwisata Almaty paling siap. International flights pun sebagian besar mendarat di Almaty. Tapi tahukah apa arti kata "Almaty"? Kota apel! Ya, karena banyaknya pohon apel dan menurut penelitian apel telah tumbuh di sana sejak 1000 tahun yang lalu.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Karena destinasi ini masih awam, maka saya akan menulis dengan gaya travel guide karena saya yakin pasti berguna karena jarang ada informasi yang mumpuni. Dimulai dari info: ke mana dan ngapain aja di Almaty?

City

Almaty adalah kota yang maju, mirip kota di Eropa. Dijuluki sebagai "garden city" karena seluruh kota dipenuhi oleh pepohonan rindang. Kerennnya lagi, kota ini terletak di kaki pegunungan Trans-Ili Alatau yang memiliki salju abadi di puncaknya. Wajib datang ke tempat berikut;

Republic Square adalah alun-alun pusat yang merupakan landmark Almaty. Terdapat monumen Golden Warrior setinggi 28 meter, air mancur, dinding diorama sejarah Kazakhstan. Di seberangnya terdapat gedung walikota yang dulunya bekas istana presiden.

Panfilov Park of 28 Guardsmen adalah taman paru-paru kota seluas 18 hektar yang rimbun, tempat favorit penduduk lokal untuk jalan-jalan dan pacaran. Terdapat 28 monumen untuk memperingati jasa 28 orang pahlawan yang mati dalam perang melawan Nazi Jerman. Panfilov sendiri adalah nama jenderal yang memimpinnya.

Saint Ascension Cathedral merupakan gereja Rusia Orthodox yang disebut juga dengan nama arsiteknya, Zenkov. Terletak di tengah Panfilov Park, gereja cantik yang dibangun pada 1906 ini bercat warna-warni kayak permen.

 

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

First President's Park adalah taman urban yang menghadap pegunungan bersalju. Presidennya menanam sendiri pohon oak di situ.

Museum

Untuk mengenal lebih dekat budaya dan sejarah suatu negara dalam waktu singkat, silakan ke museum berikut;

Central State Museum of Almaty adalah museum terbesar di Almaty yang berisi artefak sejarah, arkeologi, budaya, dan politik Kazakhstan.

Almaty Museum mengkhususkan diri dengan sejarah kota Almaty mulai dari zaman pra sejarah, Uni Soviet, sampai modern.

Museum in French House gampang dikenali karena di luar gedungnya terdapat miniatur menara Eiffel. Lebih dikenal sebagai toko parfum dan kosmetik, tapi di lantai bawahnya terdapat koleksi benda seni bersejarah milik pribadi, mulai dari pelana kuda sampai emas kuno.

Activities

Selain sightseeing, kita bisa melakukan aktivitas seru lainnya di tempat berikut;

Medeu adalah outdoor ice skating ring tertinggi di dunia pada ketinggian 1.691 mdpl. Dibangun pada 1949, stadion es yang berkapasitas 8500 orang ini sering dijadikan tempat lomba speed skating seperti 2011 Winter Asian Games.

Kok-Tobe artinya Blue Hill adalah titik tertinggi kota Almaty yaitu pada ketinggian 1.100 mdl. Di sana terdapat amusement park, ferris wheel, roller coaster, kebun binatang, dan TV Tower setinggi 372 meter. Kota Almaty terlihat jelas dari atas sana. Kita bisa naik cable car juga.

Sunkar Falcon Center adalah peternakan burung predator yang endemik di Kazakhstan, kebanyakan spesies falcon dan elang. Yang keren, setiap hari ada pertunjukan keahlian para burung raksasa yang terlatih oleh pawangnya.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Shopping

Belanja apa di Almaty? Apa aja ada! Beli aja di tempat berikut;

Mall ada banyak di Almaty, semuanya besar, modern, dan bagus. Segala macam brand global ada di mall, termasuk restoran fast food dan kafe franchise Amerika. Rekomendasi saya ke Dostyk Plaza, Mega Mall dan Esentai Mall.

Arbat adalah sebuah jalan tanpa kendaraan tempat para seniman menjual kerajinan dan benda seni khas lokal, juga ada kafe-kafe gaul. Di situ juga ada TSUM, department store era Uni Soviet yang mirip kayak ITC.

Green Market (Zelyony) adalah salah satu pasar terbesar di Almaty dan paling tourist-friendly. Saya pikir disebut hijau karena bangunannya bercat hijau, tapi maksudnya hijau sayuran alias 'pasar basah' kalau di kita. Pasar dua lantai ini menjual segala macam khas lokal, mulai dari keju, sayur, daging (termasuk daging kuda), sampai kain dan perabotan. Kalau mau foto, wajib untuk minta izin dulu.

Horse meat in Green Market

Nature

Menurut saya, highlight dari Almaty adalah justru day trip ke luar kotanya untuk melihat keindahan alam yang spektakuler. Sayangnya begitu ke luar kota, toilet umumnya sangat buruk. Meski bangunannya bagus, tapi dalamnya hanya berupa bolongan doang (bukan WC) tanpa air apalagi tisu, jadi kotoran dan baunya numplek! Namun worth it dengan pemandangan kece berikut;

Shymbulak adalah ski resort yang buka sepanjang tahun, terutama untuk main ski pada musim winter November – April. Hebatnya, pada musim summer pun tetap ada salju! Untuk mencapai Talgar Pass di ketinggian 3.200 mdpl, kita bisa naik cable car dari Medeu. Pemandangannya memang spektakuler dengan pegunungan berlapis-lapis dengan salju abadi.

Big Almaty Lake terletak di ketinggian 2.511 mdpl. Danau yang sangat cantik berair warna turquois ini berlatar belakang pegunungan Tien Shan yang memiliki salju abadi dengan tiga puncaknya sekitar 4000an mdpl. Melihatnya saja bawaannya pengin berenang, tapi ternyata dilarang karena danau ini merupakan reservoir alami yang merupakan sumber air minum penduduk Almaty.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Sharyn Canyon disebut sebagai "adiknya Grand Canyon di Amerika" karena memang mirip tapi skalanya lebih kecil. Berjarak 200 km dari Almaty dengan jalan off road, kita disuguhi pemandangan savana luas dengan langit tak berbatas. Dengan kedalaman ngarai 100 meter, kita bisa menuruni dan berjalan di antara Valley of Castles dengan formasi bebatuan yang unik.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on


(Bersambung) Bagaimana mengurus visa Kazakhstan? Mahal nggak di sana? Aman nggak? Baca tulisan saya selanjutnya.

Sabtu, 24 Juni 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


Traveling zaman dulu yang mungkin nggak kebayang di zaman sekarang

Posted: 24 Jun 2017 02:37 AM PDT

Saya sudah terbiasa traveling sejak kecil. Tidak ada yang hebat, saya merasa biasa-biasa saja. Saya justru merasa 'aneh' ketika traveling di zaman sekarang, lebih tepatnya sejak era ponsel dan internet. Segalanya jadi sangat mudah, tinggal ketak-ketik sebentar langsung jadi.

Untuk generasi milenial, berikut beberapa perbedaannya yang mencolok saat traveling zaman dulu yang mungkin tidak bisa kalian bayangkan kalau terjadi di zaman sekarang;

Pesawat boleh merokok

Ini perbedaan yang paling mencolok antara dulu dan sekarang. Bayangin dulu penumpang boleh merokok di dalam pesawat terbang! Smoking area di dalam pesawat ada di kursi-kursi bagian paling belakang. Tidak ada pemisah kaca seperti di ruangan merokok di bandara, jadi asap membumbung sampai ke langit-langit, bahkan sampai terasa di kursi depan pesawat . Saya malah pernah mengalami merokok bareng pramugara dan pramugari di galley belakang, bahkan konon dulu pilot juga merokok. Sekarang membayangkannya aja jadi ngeri! Kok bisa ya cuek banget zaman dulu? Udah sepesawat bau asap, lalu gimana kalau pesawat kebakaran akibat bara api puntung rokok? Hiyy!

Tiket pesawat segepok

Sekarang tiket pesawat bisa tinggal tunjukin ponsel, bahkan QR Code-nya bisa langsung jadi boarding pass. Dulu beli tiket harus datang ke kantor maskapai penerbangan atau travel agent. Setelah membayar, tiket diberikan dalam bentuk buku kecil panjang yang bentuknya kayak kwitansi. Di tiket tertera nama, destinasi, tanggal dan jam keberangkatan yang ditulis pake tangan. Meski yang terpenting adalah halaman itu doang, tapi tiket itu segepok banyaknya. Yang lain isinya adalah terms & conditions. Bayangin berapa banyak kertas yang terbuang zaman dulu?

Pasrah menginap

Dulu travel agent itu berkuasa banget karena mereka lah yang bisa booking pesawat dan hotel. Masalahnya mereka hanya bekerja sama dengan hotel-hotel berbintang, jadi sebagai backpacker sulit untuk mencari penginapan murah semacam hostel. Zaman belum ada internet, booking dilakukan via telepon – di telepon umum koin pula. Bentuk hostel kayak apa nggak kebayang kecuali ada gambarnya di brosur yang tersedia di bandara atau stasiun kereta utama, itu pun sangat jarang. Diperparah lagi dengan tidak adanya testimoni dari tamu yang pernah menginap, jadi lah sering ketipu. Makanya dulu saya sering go show. Sampai di suatu kota, berjalan kaki sambil cari-cari penginapan, keluar-masuk kamarnya untuk ngecek kondisi, baru diputuskan belakangan. Seringnya kalau udah capek, pilih yang mana duluan kosong jadi pasrah terima aja apapun kondisinya.

Peta besar

Dulu traveling itu gampang banget nyasar. Bayangkan hidup di zaman nggak ada GPS, bagaimana cara cari alamat? Pakai peta terbuat dari kertas yang besar dan bisa dilipat. Bahkan ada peta versi buku kuning. Ada sih yang sehalaman, biasanya disediakan oleh penginapan setempat. Pokoknya nyasar jadi makanan sehari-hari, apalagi kalau nggak bisa bertanya karena kendala bahasa. Jadi istilah "let's get lost" itu sebenarnya lebih cocok diterapkan di zaman dulu.

Bawa weker

Iya, serius. Dulu zaman belum ada ponsel, saya masih bawa weker. Eh, pada tau kan jam weker? Itu jam meja yang harus diputer dulu jarum jamnya supaya berbunyi pada waktu yang diinginkan. Butuh weker bukan sekedar untuk bangun pagi mengejar pesawat, tapi dulu saya pasang weker untuk pengingat kapan turun di stasiun kereta Eropa saking tepat waktunya.

Bawa Walkman/CD Player

Kalau suka denger musik, hal ini yang paling berat dilakukan saat traveling. Berat dalam arti hafiah. Walkman itu semacam tape portable yang berisi kaset. Nah, apakah kalian tahu bentuk kaset? Gugling sendiri deh ya. Kaset begitu kalau cuma bawa satu sih nggak apa-apa, tapi kan bosen denger lagu sealbum doang. Jadilah bawa kaset banyak sehingga berat dan bulky. Kalau niat, sebelum pergi bikin album kompilasi sendiri dulu dalam satu kaset. Sama halnya dengan CD (Compact Disk) player. Bedanya, kaset yang tebel itu diganti dengan piringan CD tipis. Koleksi CD dimasukin ke dalam semacam dompet panjang. Masih berat dan bulky, bukan? Bedakan dengan zaman sekarang denger musik tinggal pake alat sekecil jempol bisa denger ribuan lagu.

Kamera pake film rol

Dulu semua kamera masih menggunakan film rol, baik kamera saku maupun SLR. Masangnya aja ribet. Sekali salah pasang, film "terbakar" dan foto terhapus. Satu rol isi 24 atau 36 frame. Untuk menghemat, hanya objek yang menarik aja yang difoto. Per trip saya biasanya bawa 5 rol. Ribet selanjutnya setelah pulang trip adalah harus pergi ke toko film untuk mencetak foto. Lalu setiap foto dimasukkan ke dalam album foto, sehingga lemari isinya penuh dengan banyak album dan rol film negatif.
Sejak adanya kamera digital dan memory card bergiga-giga memang sangat memudahkan orang. Mau moto berapa kali aja hayuk, bahkan sekali selfie aja pake burst sehingga dari 10 frame tinggal pilih 1. Pantes aja dulu orang nggak doyan selfie!

Susah Berhubungan

Dulu kalau lagi traveling, bener-bener "terlepas". Karena nggak ada ponsel dan internet sehingga susah dihubungi, susah menghubungi, tidak tahu apa yang sedang terjadi di dunia, dan tidak merasa penting juga untuk tahu apa yang terjadi.
Dulu kalau janjian sama orang, harus ditepati bertemu di mana dan jam berapa – kalau nggak, nggak bakal ketemu selamanya. Nggak ada tuh yang nanya dulu "Udah di mana?" atau pemberitahuan "Telat nih karena macet!".
Pas traveling domestik dan mau mengabari ke rumah, kudu ke Wartel (Warung Telekomunikasi) yang ada kotak digital menghitung detik sehingga ngomong harus efektif dan efisien. Kalau bokek, minta tagihan dibayar di penerima (rumah), itu pun harus dari wartel Telkom. Kalau traveling ke luar negeri, ya dianggap "hilang" aja karena mahal banget telepon antarnegara. Makanya dulu LDR itu susah banget! Kalau dapet gebetan teman pas traveling, kami saling mencatat alamat rumah, lalu kirim-kiriman surat yang nyampenya berbulan-bulan kemudian, dan akhirnya putus hubungan.
Sangat berbeda dengan zaman sekarang yang informasi serba cepat tersebar, orang-orang dengan senang hati membagi informasi di media sosial, orang-orang yang kepo, sehingga tak heran timbul sindrom FoMO (Fear of Missing Out) atau takut ketinggalan hal-hal menarik di luar sana dan/atau takut tidak eksis.

Moral of the story:

Pertama, karena dulu saya terbiasa traveling the hard way alias apa-apa harus manual, sekarang jadi terasa mudah luar biasa. Makanya saya sangat heran dengan anak zaman sekarang yang masih nanya, "Kalo ke Singapura nginepnya di mana ya, mbak?" Lha wong punya smartphone yang tinggal digugling! Plis deh.
Kedua, tuwir banget gue!

Selasa, 06 Juni 2017

BI Siapkan Rp 200 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran



Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyiapkan pecahan uang kecil untuk kebutuhan Lebaran tahun ini mencapai Rp 200 triliun. Persediaan tersebut lebih tinggi dari perkiraan kebutuhan uang kartal saat Lebaran yang mencapai Rp 167 triliun.

"Stok kita posisi kita sekarang hampir Rp 200 triliun, itu semua pecahan. Kalau prediksi kami kebutuhan Rp 167 triliun jadi lebih dari cukup," jelas Deputi Gubernur BI, Sugeng di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2017).

Persediaan uang pecahan kecil oleh BI meliputi rupiah emisi lama dan emisi baru tahun 2016. Dari persediaan BI sebesar Rp 200 triliun, Rp 70 triliun di antaranya merupakan rupiah emisi 2016 yang dirilis akhir tahun lalu.

"Jadi dalam kesempatan ini akan mencukupinya baik dari emisi lama maupun baru. Belum bisa semuanya emisi baru, emisi baru sekitar Rp 70 triliun, sisanya dipasok emisi lama," tutur Sugeng.

Sugeng menambahkan, penukaran uang pecahan kecil bisa dilakukan di kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia. Penukaran uang pecahan kecil selain di Monas juga bisa dilakukan di bank dan 45 kantor perwakilan BI yang tersebar di seluruh Indonesia.


"Supaya penyebaran uang baik dalam jumlah cukup, kemudian dalam pecahan yang diharapkan masyarakat, kami melalui kegiatan kas titipan yang sudah kita lakukan kerja sama dengan perbankan ada 77 ditambah 45 kantor perwakilan BI. Jadi sudah ada 122 titik distribusi seluruh Indonesia," ujar Sugeng.

Jumat, 02 Juni 2017

Begini Cara Bayar Utang Puasa yang Bertahun-tahun Lalu.

Bagaimana Cara Bayar Utang Puasa yang Bertahun-tahun Lalu?Foto: Ustaz Adi Hidayat Lc,MA (detikcom)

Jakarta
 - Sebagian orang mungkin lupa memiliki utang puasa pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya. Lalu bagaimana hukum bagi orang yang memiliki utang puasa menahun?

Menjawab pertanyaan itu Ustaz Adi Hidayat Lc, MA menjelaskan bahwa para ulama sepakat setiap puasa yang pernah tertinggal, hukumnya wajib di qadha. Puasa qadha dilaksanakan di bulan selain Ramadan.

Ustaz Adi menjelaskan Alquran Surat Al Baqarah ayat 184-185:

"(Yaitu) dalam beberapa hari yang ditententukan. Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu dia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu), memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui," QS Al Baqarah 184.

"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah dia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu dia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesu-karan bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjukNya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur," QS Al Baqarah 185.

Dari dua ayat tersebut, Ustaz Adi menerangkan ulama terbagi dua pendapat. Mayoritas ulama berpendapat selain meng qadha puasa, orang yang berhutang puasa juga harus membayar fidyah dengan cara memberi makan seorang miskin.

"Ini pendapat dari kalangan mahzab Maliki, Syafi'i, juga Hambali. Orang yang meninggalkan puasa ini ditambah fidyah. Mayoritas ulama berpendapat menggabungkan keduanya (qadha puasa dan bayar fidyah)," jelas Ustaz Adi.

Ustaz Adi melanjutkan, sementara itu pendapat berbeda disampaikan oleh Imam Abu Hanifah. Imam Abu Hanifah berpendapat tidak bisa menggabungkan dua hal, qadha dan fidyah, melainkan hanya pilihan. 

"Menurut Abu Hanifah kalau Anda ingin meng qadha, maka Anda meng qadha, tidak harus menambahkan dengan fidyah. Sekalipun qadha yang diutamakan, bukan fidyah-nya," paparUstaz Adi. 

Meski ada perbedaan, Ustaz Adi menyerahkan sepenuhnya keyakinan pada individu masing-masing.

"Silakan Anda mengambil kemudahan, dan yang paling yakin dalam diri Anda," imbaunya.

Sumber : www.detik.com

Rabu, 31 Mei 2017

The Naked Traveler

The Naked Traveler


Kiat #Staycation

Posted: 31 May 2017 09:34 AM PDT

Apakah itu staycation? Sebagian orang Indonesia menganggap artinya "menginap di hotel". Padahal istilah staycation dalam bahasa Inggris itu sebenarnya berarti "liburan dengan tinggal di rumah sendiri dan hanya bepergian/beraktivitas di sekitarnya aja". Namun sejak adanya medsos, istilah ini justru berarti menginap di hotel (di kotanya sendiri). Saya menuduh ini karena para buzzer yang hotelnya disponsorin itu harus membuat sesuatu sehingga terlihat keren tanpa mau ketauan disponsorin maka dibuatlah hashtag #staycation. Hehe! Nggak percaya? Meski caption berupa quote yang 'dalem', tapi kalau si buzzer mention dan tag akun medsos hotelnya beserta hashtag tertentu, kemungkinan besar disponsorin lah.

Staycation semakin lama semakin marak. Maksud saya dalam artian masa kini: menginap di hotel. Kalau istilah itu sudah ada zaman dulu berarti waktu masih kecil saya sering staycation saat orang tua saya ada meeting atau conference di hotel. Udah gede saya staycation karena mengajak keponakan-keponakan nginep di hotel supaya mereka bisa berenang dan makan enak. Kadang saya staycation bareng geng sahabat untuk party semalaman. Belakangan ada alasan lain untuk staycation, yaitu mengisi feed medsos.

Beberapa hari yang lalu saya staycation di sebuah hotel berbintang lima di Mega Kuningan. Jika Anda tertarik untuk staycation juga – apapun alasannya, berikut kiat-kiatnya:

  1. Tentukan bintang dan lokasi
    Kalau staycation sih saya pilih hotel bintang lima sekalian. Ngapain pindah menginap di hotel di kota sendiri kalau hotelnya ecek-ecek yang tidak lebih nyaman daripada kamar sendiri di rumah? Soal lokasi, pilih lah yang menjauh dari rumah sendiri atau yang punya pemandangan berbeda dari yang biasa kita lihat di rumah. Saya sih pilih persis di tengah kota yang dikelilingi gedung-gedung bertingkat karena saya suka city lights. Lokasi juga dipilih berdasarkan kedekatan jarak dengan berjalan kaki ke restoran atau mal, jadi bisa makan atau belanja di luar tanpa keluar ongkos lagi.
  2. Ajak teman/keluarga
    Staycation enaknya memang nggak sendirian. Jadi bawalah teman atau saudara, lumayan ada yang diajak ngobrol, bisa berenang bareng, ada yang motretin, bahkan kalau beruntung bisa patungan bayar hotel. Kemarin ini saya mengajak sepupu merangkap PA saya, si Zara, sekalian traktir dia yang udah capek ngurusin kerjaan saya. Bener aja, di kamar kami malah ngomongin kerjaan sambil bikin file excel di laptop. 
  1. Booking yang efektif
    Nah, ini yang tricky! Saat ini ada banyak situs booking hotel. Setelah saya tahu bahwa saya akan menginap di hotel bintang lima dan tahu batas bujetnya, saya pun browsing ke sekian banyak situs. Perlu diketahui, harga weekday dan weekend itu sering berbeda. Hotel bisnis di tengah kota biasanya lebih murah di weekend. Kalau tanggal menginap bebas, cobalah beberapa tanggal.
    Setelah memutuskan di satu hotel, bandingkanlah harga ke beberapa situs terpercaya, termasuk situs resmi hotel yang dimaksud. Kadang ada situs yang menampilkan harga termurah, namun ternyata kamarnya tidak termasuk sarapan. Padahal saya paling doyan sarapan all you can eat di hotel – apalagi di hotel bintang lima. Oleh karena itu, klik terus sampai laman pembayaran karena ternyata ada tambahan pajak dan lain-lain sehingga harga awal yang terpampang dan harga akhir berbeda jauh.
    Kesimpulannya, cara termudah dengan harga termurah ada di Traveloka. Situs itu paling "jujur" karena di depan sudah ditampilkan harga all-in dan apakah termasuk sarapan atau tidak. Untungnya lagi, pas ada promo hotel domestik sehingga saya dapat potongan Rp 150.000,-. Lumayan banget kan?
  1. Maksimalkan fasilitas
    Supaya nggak rugi, datang lah tepat saat check-in diperbolehkan. Rata-rata hotel memperbolehkan check-in antara pukul 13.00 – 15.00. Sebelum jadi berantakan, foto-foto dulu kamarnya deh. Kalau nggak mau langsung leyeh-leyeh, manfaatkan fasilitas yang tersedia, seperti kolam renang, gym, atau spa (dengan biaya tambahan). Kalau ambil kamar yang kelas atas, biasanya ada fasilitas "Club Lounge" yang memperbolehkan tamu untuk makan camilan dan minum sepuasnya di ruangan khusus. Selain tempat tidur hotel yang nyaman, saya juga suka berlama-lama mandi, apalagi kalau ada bathtub yang langsung menghadap jendela sambil memandang kota. Sisanya, nikmati saja kamar yang mewah!

Catatan nggak penting: Tengah malam di hotel saya menyikat gigi di kamar mandi. Pas buka kran di wastafel… lho kok nggak ada air? Buka kran di bathtub eh nggak ada air juga! Gila, udah mahal-mahal bayar hotel bintang lima kok airnya bisa mati? Zara nyamber, "Lha ini dikasih kertas pengumuman minta maaf air mati hari ini jam 23.00 – 06.00." Hah? Kenapa sekarang? Kenapa pas saya lagi nginep?! Lalu pecah lah tawa kami. Dasar Trinity! Ceritanya sial mulu! Hahaha!

Selasa, 30 Mei 2017

Hukum Berpuasa dalam Keadaan Junub di Waktu Subuh



Junub secara etimologi adalah bermakna jauh. Adapun pengertian dalam istilah syar'i ialah "terjauhkannya seseorang dari ibadah-ibadah tertentu karena sebab keadaannya yang junub." 

Sedangkan menurut  Imam Nawawi rahimahullah, junub itu berarti keluarnya mani (sperma). Juga junub adalah istilah bagi yang melakukan hubungan intim, meski tidak sampai keluar mani (ejakulasi). 

Disebut junub karena ia menjauh dari shalat, menjauh dari masjid, menjauh dari membaca Al-Qur'an. Lalu bagaimana hukumnya orang berpuasa tapi masih junub dipagi hari? Orang yang dalam keadaan junub, baik karena hubungan suami istri atau karena mimpi, sehingga kesiangan bangun tidur hingga telah masuk waktu shalat subuh, tetap wajib melaksanakan puasa Ramadhan. Meskipun dia masih dalam keadaan junub. Keadaannya itu tidak menghalanginya dari berpuasa. Sebab ibadah puasa itu pada hakikatnya tidak mensyaratkan kesucian seseorang dari hadats besar dan hadats kecil kecuali khusus untuk perempuan yang belum berhenti haidh dan nifasnya dimalam harinya.

Ibadah puasa berbeda dengan ibadah shalat, tawaf dan lainnya yang mensyaratkan pelakunya harus suci dari hadats besar dan kecil. Khatib Syarbaini mengatakan : 

"Dan jika suci perempuan yang berhaidh atau yang bernifas pada malam hari dan berniat puasa, seterusnya berpuasa atau berpuasa orang yang berjunub dengan tidak mandi terlebih dahulu, maka sah puasanya." (Khatib Syarbaini, Mughni al- Muhtaj, Darul Fikri, Beirut, Juz. I, Hal. 436) 

Firman Allah Swt :

 فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ 

"Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam." (QS. Al Baqarah: 187).

Imam Nawawi rahimahullah berkata, "Yang dimaksud dengan mubasyaroh (basyiruhunna) dalam ayat di atas adalah jima' atau hubungan intim.

Dalam lanjutan ayat disebutkan "ikutilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah untuk kalian". Jika jima' itu dibolehkan hingga terbit fajar (waktu Subuh), maka tentu diduga ketika masuk Subuh masih dalam keadaan junub. Puasa ketika itu pun sah karena Allah perintahkan"sempurnakanlah puasa itu sampai datang malam." 

Hadits Rasulullah Saw : 
Aisyah r.a. berkata : "Aku bersaksi bahwa Rasulullah Saw jika beliau bangun subuh dalam keadaan berjunub karena bersetubuh, bukan karena mimpi, maka kemudian beliau meneruskan puasanya." 
(HR. Bukhari) 

Hadits Rasulullah Saw :

 "Rasulullah Saw pernah mendapati fajar pada bulan Ramadhan, sedangkan beliau dalam keadaan berjunub bukan karena mimpi, lalu beliau mandi dan kemudian melaksanakan puasa." (HR. Muslim)

Namun, meskipun diperbolehkan mandi junub saat puasa, ulama' menganjurkan (sunat) untuk melakukan mandi junub sebelum terbitnya fajar dengan tujuan : 

1. Supaya kita mengerjakan ibadah puasa dalam keadaan suci dari hadats besar. 

2. Apabila mandi junub dilaksanakan sesudah subuh, dikhawatirkan kemasukan air saat mandi,meskipun puasanya tidak batal selama masuknya air bukan karena ia mandi dengan cara masuk kedalam air ( inghimas ),jika masuknya air karena ia mandi dengan cara masuk ke air maka puasanya batal. 

Demikianlah sahabat bacaan madani ulasan tentang hukum orang yang berpuasa masih dalam keadaan junub. Mudah-mudahan diberikan kemudahan untuk kita melaksanakan mandi junub sebelum waktu subuh masuk, terutama di bulan Ramadhan ini. Aamiin.

Sumber : http://www.bacaanmadani.com